3 Sel Manusia yang Paling Rentan Terinfeksi Virus Corona Baru

Kompas.com - 26/04/2020, 13:16 WIB
Alissa Eckert dan Dan Higgins, ilustrator dari Centers for Disease Control and Prevention, diminta untuk membuat ilustrasi virus corona yang mampu menarik perhatian publik. the new york timesAlissa Eckert dan Dan Higgins, ilustrator dari Centers for Disease Control and Prevention, diminta untuk membuat ilustrasi virus corona yang mampu menarik perhatian publik.

KOMPAS.com - Para ilmuwan menemukan jenis sel dalam tubuh yang paling rentan terinfeksi virus SARS-CoV-2, penyebab penyakit Covid-19.

Hal ini diketahui setelah ahli mengidentifikasi sel yang diduga menjadi target infeksi, berdasarkan jenis protein yang diproduksi sel.

Selama epidemi SARS terjadi di awal 2000-an, para peneliti menemukan bahwa virus yang bertanggung jawab atas penyakit itu secara resmi disebut SARS-CoV.

Virus SARS-CoV penyebab SARS itu menginfeksi sel dengan bantuan dua protein, yakni reseptor yang disebut angiotensin-converting enzyme 2 (ACE2) yang membantu virus menempel dengan sel dan enzim yang disebut Tipe II transmembran serine protease (TMPRSS2) yang memediasi infeksi sel.

Baca juga: Update Corona 26 April: 2,92 Juta Orang Terinfeksi, 836.970 Sembuh

Di tahun ini, para ilmuwan menemukan bahwa SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19, mengeksploitasi dua protein yang sama.

Hal ini memberi petunjuk penting bagi para peneliti untuk mengidentifikasi target virus yang paling rentang dalam tingkat sel, sel dalam pernapasan dan jaringan usus yang mengekspresikan ACE2 dan TMPRSS2.

"Segera setelah kami menyadari bahwa peran protein ini telah dikonfirmasi secara biokimia, kami mulai mencari di mana gen-gen itu dalam kumpulan data yang kami miliki," ungkap ahli imunologi Jose Ordovas-Montanes dari RS Anak Boston, dilansir Science Alert, Kamis (23/4/2020).

"Kami pun menyelidiki sel mana yang mungkin menjadi target virus ini (SARS-CoV-2)," imbuhnya.

Dalam upaya besar, multi-institusional yang melibatkan lusinan ilmuwan, para peneliti menyisir berbagai set data RNA, mengumpulkan informasi untuk ribuan jenis sel berbeda pada manusia, primata, dan tikus.

Secara khusus, tim mencari pola ekspresi gen untuk ratusan tipe sel yang ada di paru-paru, saluran hidung, dan usus. Seperti kita tahu, ketiga area tubuh itu dapat menampung virus SARS-CoV-2.

"Karena kami memiliki banyak informasi terkait ini, kami bisa melihat sel mana yang mungkin menjadi target virus," ungkap fisikawan kimia Alex Shalek dari MIT.

Halaman:
Baca tentang

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X