Daftar Durasi Puasa Ramadhan 2020 di 59 Kota Dunia, Kenapa Beda-beda?

Kompas.com - 25/04/2020, 19:04 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Bulan Ramadhan telah tiba dan seluruh umat Muslim di seluruh dunia dianjurkan untuk puasa.

Di Jakarta, Indonesia, umat muslim berpuasa sekitar 13 jam. Namun, bagaimana dengan kota-kota dunia lainnya?

Dilansir dari Al Jazeera, Rabu (22/4/2020); hampir sama dengan tahun lalu, waktu puasa terpendek tahun ini adalah 11,5 jam dan yang terlama 20 jam.

Berikut adalah daftar durasi puasa di 59 kota dunia, diurutkan dari perkiraan waktu terpanjang hingga terpendek:

Baca juga: Ini Manfaat Kurma Untuk Kesehatan Saat Buka Puasa dan Sahur

1. Nuuk, Greenland: 20 jam

2. Oslo, Norwegia: 20 jam

3. Helsinki, Finlandia: 20 jam

4. Stockholm, Swedia: 19 jam

5. Berlin, Jerman: 19 jam

6. Ottawa, Kanada: 17 jam

7. Kopenhagen, Denmark: 18.5 jam

8. Warsaw, Polandia: 18.5 jam

9. London, Inggris: 18.5 jam

10. Nur-Sultan, Kazakhstan: 18.5 jam

11. Brussels, Belgia: 18 jam

12. Zurich, Swiss: 18 jam

13. Bucharest, Rumania: 17.5 jam

14. Moscow, Rusia: 17 jam

15. Paris, Prancis: 17 jam

Baca juga: Puasa Bisa Mengaktifkan Autophagy, Ini Manfaat Bagi Kesehatan

16. Roma, Italia: 17 jam

17. Kabul, Afganistan: 17 jam

18. Madrid, Spanyol: 16.5 jam

19. Lisbon, Portugal: 16.5 jam

20. Athens, Yunani: 16.5 jam

21. Beijing, China: 16.5 jam

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber Al Jazeera
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mirip Penguin Purba, Burung Raksasa Ini Tingginya Lebih dari 2 Meter

Mirip Penguin Purba, Burung Raksasa Ini Tingginya Lebih dari 2 Meter

Fenomena
Gempa Hari Ini: M 5,4 Guncang Rangkasbitung, Terasa hingga Jakarta

Gempa Hari Ini: M 5,4 Guncang Rangkasbitung, Terasa hingga Jakarta

Fenomena
Pakar Tektonik ITB: Gempa Rangkasbitung Bukan Gempa Megathrust

Pakar Tektonik ITB: Gempa Rangkasbitung Bukan Gempa Megathrust

Fenomena
Mengenal Jenis Vaksin Kucing dan Penyakit yang Sering Dialami Si Pus

Mengenal Jenis Vaksin Kucing dan Penyakit yang Sering Dialami Si Pus

Oh Begitu
Wabah Pes Muncul di China, Dulu Sebabkan ‘Black Death’ yang Tewaskan Jutaan Jiwa

Wabah Pes Muncul di China, Dulu Sebabkan ‘Black Death’ yang Tewaskan Jutaan Jiwa

Fenomena
Petir Bunuh 147 Orang India, Bagaimana Udara Panas dan Lembap Memicunya?

Petir Bunuh 147 Orang India, Bagaimana Udara Panas dan Lembap Memicunya?

Oh Begitu
Seri Baru Jadi Ortu: Benarkah Bayi Mewarisi Alergi dari Orangtua?

Seri Baru Jadi Ortu: Benarkah Bayi Mewarisi Alergi dari Orangtua?

Oh Begitu
Semua Jenis Kucing Wajib Divaksin, Ini Alasannya

Semua Jenis Kucing Wajib Divaksin, Ini Alasannya

Oh Begitu
Muncul Wabah Pes di China, Warga Mongolia Dilarang Makan Hewan Marmot

Muncul Wabah Pes di China, Warga Mongolia Dilarang Makan Hewan Marmot

Oh Begitu
Gempa Hari Ini: M 6,1 Guncang Pulau Jawa, Bali, Lombok, dan Sebagian Sumatera

Gempa Hari Ini: M 6,1 Guncang Pulau Jawa, Bali, Lombok, dan Sebagian Sumatera

Fenomena
Diprediksi Oktober Covid-19 di AS Melonjak, Masker Bisa Kurangi Potensi Kematian

Diprediksi Oktober Covid-19 di AS Melonjak, Masker Bisa Kurangi Potensi Kematian

Fenomena
Menjelajahi Waktu ala Lorong Waktu, Mungkinkah Dilakukan oleh Manusia?

Menjelajahi Waktu ala Lorong Waktu, Mungkinkah Dilakukan oleh Manusia?

Prof Cilik
Bagaimana Situasi ODHA di Tengah Pandemi Corona? Ini Hasil Surveinya

Bagaimana Situasi ODHA di Tengah Pandemi Corona? Ini Hasil Surveinya

Kita
[VIDEO] Tanya Dokter: Benarkah Kalung Eucalyptus Efektif Tangkal Corona?

[VIDEO] Tanya Dokter: Benarkah Kalung Eucalyptus Efektif Tangkal Corona?

Oh Begitu
Ilmuwan Temukan Petunjuk Sumber Energi Galaksi Bima Sakti

Ilmuwan Temukan Petunjuk Sumber Energi Galaksi Bima Sakti

Fenomena
komentar
Close Ads X