Hari Bumi di Tengah Pandemi Corona, Polusi Udara di Indonesia Menurun

Kompas.com - 24/04/2020, 18:03 WIB
Langit biru terlihat dari Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (8/4/2020). Sepinya aktivitas warga Ibu Kota karena pembatasan sosial membuat langit Jakarta cerah dengan tingkat polusi yang rendah. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGLangit biru terlihat dari Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (8/4/2020). Sepinya aktivitas warga Ibu Kota karena pembatasan sosial membuat langit Jakarta cerah dengan tingkat polusi yang rendah.


KOMPAS.com- Di tengah wabah pandemi corona, ternyata kondisi nitrogen dioksida atau polutan lingkungan di beberapa negara, termasuk Indonesia, mengalami penurunan.

Hal ini disampaikan oleh Peneliti di Pusat Penelitian Kimia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Ajeng Arum Sari PhD.

Menurut dia, saat masalah lingkungan yang ada belum usai dan ditambah pandemi corona saat ini adalah cara yang baik untuk kita dapat merefleksikan kondisi bumi.

"Ternyata kondisi lingkungan di tengah pandemi corona ini menjadi lebih bersih, terutama kondisi nitrogen dioksida," kata Ajeng dalam diskusi online bertajuk Hari Bumi: Penanganan Sampah atau Limbah Medis Terkait Covid-19, Rabu (22/4/2020).

Baca juga: Berkat Virus Corona, Udara Dunia Terbukti Lebih Bersih dan Minim Polusi

Untuk diketahui, nitrogen dioksida (NO2) merupakan salah satu polutan udara ketika jumlahnya melewati ambang batas yang ditetapkan.

Saat NO2 ini melewati ambang batasnya, maka banyak dampak lingkungan yang bisa terjadi. Di antaranya seperti hujan asam, meningkatnya keasaman tanah, kerusakan bangunan, perusak lapisan ozon dan lain sebagainya.

Sedangkan, jika manusia yang terpapar NO2 ini secara berlebihan juga bisa menyebabkan infeksi paru-paru dan saluran pernapasan.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X