Peneliti Uji Darah Pasien yang Pulih untuk Pengobatan Covid-19

Kompas.com - 26/03/2020, 12:03 WIB
Ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona

KOMPAS.com - Sebuah terobosan kembali dilakukan untuk memerangi Covid-19. Kali ini peneliti di New York akan melakukan terapi eksperimental untuk pengobatan Covid-19 dengan menggunakan darah orang yang telah sembuh.

Terapi yang dikenal sebagai convalescent plasma ini mengambil keuntungan dari antibodi penangkal virus yang ada dalam darah seseorang setelah mereka pulih dari penyakit.

Baca juga: Tak Perlu Cemas, Ini Cara Jelaskan Virus Corona pada Anak

Seperti dikutip dari Live Science, Selasa (24/3/2020), nantinya peneliti akan mengumpulkan plasma dari pasien Covid-19 yang pulih. Peneliti kemudian akan memanen antibodi dari plasma yang kemudian akan disuntikkan kepada pasien Covid-19.

Setelah itu peneliti akan mengevaluasi apakah metode ini memberikan hasil yang baik pada pasien, menstimulasi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh mereka terhadap penyakit itu.

"Ada beberapa tes yang menunjukkan kapan seseorang disuntik dengan antibodi," papar Andrew Cuomo, Gubernur New York dalam jumpa pers, Senin (23/3/2020).

Baca juga: Catat, Daftar Produk Rumah Tangga untuk Disinfeksi Virus Corona

Percobaan ini rencananya akan dimulai minggu ini dan hanya berlaku bagi pasien Covid-19 yang parah. Perekrutan untuk donor plasma sendiri kemungkinan akan dimulai di New Rochelle, pinggiran kota New York di mana banyak kasus awal di temukan.

Jenis terapi ini sudah berusia lebih dari 100 tahun dan pernah digunakan selama pandemi flu 1918. Saat itu antivirus dan sebagian besar vaksin belum ditemukan.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X