Penyakit TBC, Begini Diagnosis hingga Lama Pengobatannya

Kompas.com - 26/03/2020, 08:03 WIB
Ilustrasi penyakit Tuberculosis (TBC). ShutterstockIlustrasi penyakit Tuberculosis (TBC).


KOMPAS.com - Diagnosis menjadi landasan utama seseorang mendapatkan pengobatan maupun terapi yang tepat. Demikian juga dalam penanganan penyakit Tuberkulosis (TB/ TBC).

Penyakit TBC menjadi salah satu penyakit menular, dan membutuhkan pengobatan minimal enam bulan secara teratur.

Dokter Spesialis Paru RS Awal Bros Bekasi Timur, dr Annisa Sutera Insani SpP, mengatakan ada beberapa cara melakukan diagnosis awal pasien TBC selain kecurigaan pasien telah memiliki gejala lebih dari dua minggu.

Baca juga: TBC Penyakit Menular Berbahaya, Kenali Gejala hingga Pencegahannya

Diagnosis awal TBC

Pentingnya diagnosis awal dilakukan untuk memastikan seseorang positif mengidap TBC. Metode diagnosis ini dilakukan dengan melakukan tes laboratorium dahak pasien, disebut dengan tes tuberkulin.

Pemeriksaan ini akan memerlukan tes rontgen dan tes sputum (dahak). Selain itu, pada kondisi tertentu dokter juga bisa melakukan tes darah yang disebut dengan interferon-gamma realeas assays (IGRA).

“Jadi, kalau kita (dokter) lihat gejala-gejalanya pasien, terus kalau gejalanya udah dua minggu atau lebih, langsung indikasinya ke TBC dulu, karena, ya, Indonesia itu endemis TBC tadi,” kata Annisa kepada Kompas.com, Kamis (19/3/2020).

Baca juga: Benarkah TBC Penyakit Orang Miskin? Ini Penjelasan Ahli

Tes tuberkulin biasa dilakukan dokter dengan pasien dalam kondisi sebagai berikut.

  1. Pasien yang datang memiliki gejala-gejala penyakit seperti batuk, demam, sesak napas dan lainnya, bisa terjadi selama dua minggu atau lebih
  2. Memiliki catatan rontgen seperti TBC
  3. Pernah terpapar TB dalam lima tahun terakhir
  4. Mengidap HIV, diabetes dan gagal ginjal yang diikuti dengan salah satu gejala

Penanganan TBC

Dalam menangani pasien TBC maka yang dibutuhkan adalah hasil diagnosis yang tepat. Perihal obat, kata Annisa, sebenarnya obat untuk penyakit TBC sudah ada.

Pemerintah juga telah menanggung biaya untuk obat TBC ini. Biasanya akan ada empat jenis obat dalam satu paket yang diberikan oleh dokter kepada orang dengan diagnosis TBC pertama kali.

Kecuali pasien memiliki gangguan fungsi organ lainnya, maka obat TBC akan disesuaikan agar tidak memiliki efek ke fungsi organ lainnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X