Kompas.com - 25/03/2020, 13:02 WIB
Ilustrasi alam semesta galaksi bima sakti NASA/GSFCIlustrasi alam semesta galaksi bima sakti

Simulasi ini menunjukkan, di luar materi gelap, kecepatan radial objek seperti galaksi kerdil turun dengan jelas.

Hasil ini kemudian dibandingkan dengan data observasi dari galaksi kerdil di sekitar Bima Sakti dalam Grup Lokal. Seperti yang telah mereka perkirakan, ada penurunan tiba-tiba dalam kecepatan radial.

Baca juga: Gas Aneh Dekati Jantung Galaksi Bima Sakti, Mungkinkah Lubang Hitam?

Jarak radial yang dihitung tim untuk batas ini adalah sekitar 950.000 tahun cahaya. Jika diameter ini dihitung dua kali lipat, maka jarak seutuhnya adalah 1,9 juta tahun cahaya.

Penelitian jarak ini masih bisa disempurnakan. Namun sejauh ini penemuan ini dapat membantu menempatkan kendala pada Bima Sakti juga untuk menemukan batas yang sama terhadap galaksi lain.

"Dalam kebanyakan analisis, batas terluar Bima Sakti merupakan kendala mendasar. Di sini kami telah menghubungkan batas distribusi materi gelap dengan lingkaran cahaya bintang yang dapat diamati dan populasi galaksi kerdil," tulis para peneliti dalam makalah mereka.

Mereka berharap, penelitian ke depannya akan menyajikan perhitungan yang lebih kuat dan akurat mengenai batas tepi Bima Sakti dan masa galaksi di dekat Bima Sakti daripada penelitian yang telah mereka temukan sekarang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X