Kompas.com - 25/03/2020, 10:24 WIB
ilustrasi tikus sebagai pemeran utama pengantar hantavirus. AFP/SANJAY KANOJIAilustrasi tikus sebagai pemeran utama pengantar hantavirus.

KOMPAS.com - Seorang pria asal China dilaporkan meninggal dan diketahui positif hantavirus.

Pria itu berasal dari Provinsi Yunnan, China barat daya. Dia meninggal Senin (23/3/2020) kemarin saat melakukan perjalanan ke Provinsi Shandong, China dengan menggunakan bus.

Menurut berita lokal Global Times, setelah meninggal pria itu segera diskrining untuk mengetahui penyakitnya.

Berdasar tes nukleus acid, diketahui pria tersebut terinfeksi hantavirus.

Baca juga: Tak Perlu Cemas, Ini Cara Jelaskan Virus Corona pada Anak

Kemudian, 32 penumpang bus juga diuji, apakah terjadi penularan dari manusia ke manusia atau tidak.

Setelah kabar pria dari China meninggal karena hantavirus tersebar luas, muncul pesan teks di luar negeri yang menghubung-hubungkan penyakit ini dengan Covid-19.

Pesan teks itu memperingatkan bahwa dunia berada dalam bahaya oleh penyakit hantavirus dan Covid-19 yang mewabah saat ini.

Berikut bunyi salah satu teks yang beredar di luar negeri seperti dikutip The Independent, Rabu (25/3/2020).

"Ketika seluruh dunia masih menderita karena Covid-19, muncul virus lain. Virus hanta telah terdeteksi di China, disebabkan oleh hewan pengerat. Satu sudah meninggal dan beberapa dinyatakan positif," bunyi pesan itu.

Isi pesan itu dinilai berlebihan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X