Kadar Asam Urat Tinggi, Ini Cara Alami Menurunkannya

Kompas.com - 20/03/2020, 18:32 WIB
Ilustrasi asam urat ThamKCIlustrasi asam urat


KOMPAS.com - Asam urat terbentuk ketika tubuh memecah purin, sebenarnya, purin terbentuk dan hancur secara normal di dalam tubuh. Apabila kadar asam urat tinggi, biasanya penderitanya akan merasakan sakit pada persendian.

Zat purin juga dapat ditemukan di makanan, seperti daging, sarden, kacang kering, dan bir.

Tubuh menyaring asam urat di ginjal dan membuangnya bersama urine. Jika seseorang terlalu banyak mengonsumsi purin, atau tubuh lama bereaksi terhadap pemecahan purin, kadar asam urat dalam darah akan meningkat.

Jika kadar asam urat tinggi dapat membuat seseorang merasakan rasa sakit pada sendi, yang disebut hiperurisemia atau penyakit asam urat. Hal ini juga dapat membuat darah dan urine menjadi sangat asam.

Baca juga: Asam Urat, dari Penyebab, Gejala, hingga Pengobatan

Asam urat dapat disebabkan oleh kesalahan pola makan, genetik, obesitas, dan stres.

Sedangkan, jika tidak segera ditangani, asam urat dapat menyebabkan batu ginjal, diabetes mellitus, hipotiroidisme, psoriasis, dan beberapa jenis kanker.

Namun, kadar asam urat dapat turun dengan sendirinya dalam tubuh Anda. Berikut adalah beberapa cara menurunkan asam urat secara alami.

1. Batasi konsumsi makanan yang mengandung purin

Beberapa makanan memiliki kandungan purin yang dapat membentuk asam urat saat dicerna. Oleh karena itu, Anda harus menghindari makanan-makanan tersebut.

Makanan yang mengandung purin di antaranya adalah daging (sapi muda, domba, babi), ayam kalkun, ikan dan kerang, kol bunga, kacang hijau, kacang-kacangan kering, dan jamur.

Baca juga: Punya Asam Urat? Ini Makanan yang Baik dan yang Harus Dihindari

2. Hindari konsumsi gula

Gula juga merupakan salah satu faktor terbesar yang menyebabkan asam urat. Hindari gula tambahan pada makanan, termasuk gula fruktosa, sirup jagung, dan sirup jagung fruktosa tinggi.

Jagung fruktosa tinggi biasanya mengandung 55 persen fruktosa dan 45 persen glukosa.  

Selain itu, minuman manis, soda, bahkan jus buah kemasan juga mengandung fruktosa dan glukosa gula. 

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber Healthline
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gejala Presimptomatik Muncul Setelah Setelah Diagnosis Positif Corona

Gejala Presimptomatik Muncul Setelah Setelah Diagnosis Positif Corona

Fenomena
Perdebatan Waktu Berjemur Paling Sehat, Ini Penelitian di Indonesia

Perdebatan Waktu Berjemur Paling Sehat, Ini Penelitian di Indonesia

Oh Begitu
Anak-anak Bisa Jadi Pembawa Corona Tanpa Gejala, Ini Penjelasannya

Anak-anak Bisa Jadi Pembawa Corona Tanpa Gejala, Ini Penjelasannya

Fenomena
Infeksi Corona Tanpa Gejala, Studi Temukan di Negara-negara ini

Infeksi Corona Tanpa Gejala, Studi Temukan di Negara-negara ini

Fenomena
Pandemi Corona Bikin Getaran di Muka Bumi Berkurang, Ini Penjelasannya

Pandemi Corona Bikin Getaran di Muka Bumi Berkurang, Ini Penjelasannya

Fenomena
Fosil Gigi Ungkap Anjing Laut Tanpa Telinga Pernah Hidup di Australia

Fosil Gigi Ungkap Anjing Laut Tanpa Telinga Pernah Hidup di Australia

Fenomena
Syekh Puji Nikahi Bocah 7 Tahun, Ahli Sebut Harus Diperiksa Menyeluruh

Syekh Puji Nikahi Bocah 7 Tahun, Ahli Sebut Harus Diperiksa Menyeluruh

Oh Begitu
Kajian BMKG-UGM, Cuaca dan Iklim Memang Pengaruhi Wabah Corona, tapi...

Kajian BMKG-UGM, Cuaca dan Iklim Memang Pengaruhi Wabah Corona, tapi...

Oh Begitu
Ahli Peringatkan, Corona Bukan Pandemi Terakhir yang Dihadapi Dunia

Ahli Peringatkan, Corona Bukan Pandemi Terakhir yang Dihadapi Dunia

Oh Begitu
Kebakaran Australia Berakhir, Koala Mulai Dilepas Kembali ke Alam Liar

Kebakaran Australia Berakhir, Koala Mulai Dilepas Kembali ke Alam Liar

Oh Begitu
Ilmuwan Gunakan Selembar Kertas untuk Temukan Corona dalam Air Limbah

Ilmuwan Gunakan Selembar Kertas untuk Temukan Corona dalam Air Limbah

Fenomena
Disebut Gejalanya Mirip, Demam Covid-19 Lebih Jarang Dibanding SARS

Disebut Gejalanya Mirip, Demam Covid-19 Lebih Jarang Dibanding SARS

Oh Begitu
Ahli Perkirakan, Ekosistem Laut Dunia Akan Kembali Pulih pada 2050

Ahli Perkirakan, Ekosistem Laut Dunia Akan Kembali Pulih pada 2050

Oh Begitu
Mengenal IPAG60, Teknologi Pengolah Air Gambut Jadi Air Bersih

Mengenal IPAG60, Teknologi Pengolah Air Gambut Jadi Air Bersih

Oh Begitu
Karakter Klinis Covid-19, Tunjukkan Keparahan dan Kematian Corona

Karakter Klinis Covid-19, Tunjukkan Keparahan dan Kematian Corona

Oh Begitu
komentar
Close Ads X