Panduan Mencegah Virus Corona bagi Kelompok Paling Rentan Terinfeksi

Kompas.com - 16/03/2020, 09:23 WIB
Ilustrasi orang tua tinggal sendirian. SHUTTERSTOCKIlustrasi orang tua tinggal sendirian.

KOMPAS.com - Hingga Minggu (15/3/2020) pukul 14.00 WIB, sudah ada 1.293 penduduk di 28 provinsi Indonesia yang diperiksa Covid-19.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, 1.167 orang dinyatakan negatif virus corona (termasuk 188 anak buah kapal (ABK) World Dream dan 68 ABK Diamond Princess).

Sementara itu, 117 kasus dikonfirmasi positid Covid-19, lima pasien meninggal dunia, dan 8 pasien dinyatakan sembuh.

Berkaitan dengan pandemi Covid-19 ini, ada beberapa kelompok yang berisiko lebih tinggi terinfeksi SARS-CoV-2.

Baca juga: Panduan Mencegah Virus Corona, Pesan WHO untuk Kita Semua

Kelompok paling rentan terinfeksi antara lain:

Bagi orang berisiko, ada beberapa panduan yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko sakit seperti dilansir CDC.

Panduan cegah corona bagi kelompok paling berisiko

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko sakit antara lain:

1. Siapkan semua kebutuhan yang diperlukan

Kebutuhan yang dimaksud mulai dari kebutuhan medis seperti masker, obat-obatan, makanan, dan lain sebagainya.

Hubungi penyedia layanan kesehatan Anda untuk bertanya tentang mendapatkan obat tambahan untuk berjaga-jaga jika ada wabah Covid-19 di lingkungan Anda dan Anda harus tinggal di rumah untuk waktu yang lama.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber CDC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gejala Presimptomatik Muncul Setelah Setelah Diagnosis Positif Corona

Gejala Presimptomatik Muncul Setelah Setelah Diagnosis Positif Corona

Fenomena
Perdebatan Waktu Berjemur Paling Sehat, Ini Penelitian di Indonesia

Perdebatan Waktu Berjemur Paling Sehat, Ini Penelitian di Indonesia

Oh Begitu
Anak-anak Bisa Jadi Pembawa Corona Tanpa Gejala, Ini Penjelasannya

Anak-anak Bisa Jadi Pembawa Corona Tanpa Gejala, Ini Penjelasannya

Fenomena
Infeksi Corona Tanpa Gejala, Studi Temukan di Negara-negara ini

Infeksi Corona Tanpa Gejala, Studi Temukan di Negara-negara ini

Fenomena
Pandemi Corona Bikin Getaran di Muka Bumi Berkurang, Ini Penjelasannya

Pandemi Corona Bikin Getaran di Muka Bumi Berkurang, Ini Penjelasannya

Fenomena
Fosil Gigi Ungkap Anjing Laut Tanpa Telinga Pernah Hidup di Australia

Fosil Gigi Ungkap Anjing Laut Tanpa Telinga Pernah Hidup di Australia

Fenomena
Syekh Puji Nikahi Bocah 7 Tahun, Ahli Sebut Harus Diperiksa Menyeluruh

Syekh Puji Nikahi Bocah 7 Tahun, Ahli Sebut Harus Diperiksa Menyeluruh

Oh Begitu
Kajian BMKG-UGM, Cuaca dan Iklim Memang Pengaruhi Wabah Corona, tapi...

Kajian BMKG-UGM, Cuaca dan Iklim Memang Pengaruhi Wabah Corona, tapi...

Oh Begitu
Ahli Peringatkan, Corona Bukan Pandemi Terakhir yang Dihadapi Dunia

Ahli Peringatkan, Corona Bukan Pandemi Terakhir yang Dihadapi Dunia

Oh Begitu
Kebakaran Australia Berakhir, Koala Mulai Dilepas Kembali ke Alam Liar

Kebakaran Australia Berakhir, Koala Mulai Dilepas Kembali ke Alam Liar

Oh Begitu
Ilmuwan Gunakan Selembar Kertas untuk Temukan Corona dalam Air Limbah

Ilmuwan Gunakan Selembar Kertas untuk Temukan Corona dalam Air Limbah

Fenomena
Disebut Gejalanya Mirip, Demam Covid-19 Lebih Jarang Dibanding SARS

Disebut Gejalanya Mirip, Demam Covid-19 Lebih Jarang Dibanding SARS

Oh Begitu
Ahli Perkirakan, Ekosistem Laut Dunia Akan Kembali Pulih pada 2050

Ahli Perkirakan, Ekosistem Laut Dunia Akan Kembali Pulih pada 2050

Oh Begitu
Mengenal IPAG60, Teknologi Pengolah Air Gambut Jadi Air Bersih

Mengenal IPAG60, Teknologi Pengolah Air Gambut Jadi Air Bersih

Oh Begitu
Karakter Klinis Covid-19, Tunjukkan Keparahan dan Kematian Corona

Karakter Klinis Covid-19, Tunjukkan Keparahan dan Kematian Corona

Oh Begitu
komentar
Close Ads X