Jawa Sering Gempa, Ahli Ingatkan Mitigasi Sebelum Bandara YIA Diresmikan

Kompas.com - 13/03/2020, 13:04 WIB
Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, Selasa (7/5/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAYogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, Selasa (7/5/2019).

KOMPAS.com - Belakangan ini, lindu sering terjadi di wilayah selatan Jawa. Padahal, Yogyakarta International Airport ( YIA) dikabarkan akan diresmikan pada tanggal 29 Maret 2020 mendatang.

Meskipun faktor-faktor menggeliatnya lindu yang terjadi masih terus diteliti, tetapi momen ini menjadi alasan utama untuk dapat meningkatkan antisipasi atas segala kemungkinan bencana yang bisa terjadi.

Ahli Tsunami, Widjo Kongko, berkata bahwa YIA menjadi salah satu aset vital, di samping aset industri lainnya seperti Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan Kilang minyak di Cilacap.

Banyaknya lindu yang terjadi, kata Widjo, menandakan adanya aktivitas tektonik.

Baca juga: Gempa Hari Ini: M 5,0 Guncang Selatan Jawa Terasa di Jatim dan Yogyakarta

Meskipun secara sains belum diketahui secara pasti faktornya, kesiapsiagaan dan kewaspadaan ancaman gempa besar atau megathrust perlu ditingkatkan.

"Iya perlu ditingkatkan (mitigasi dan kewaspadaan)," kata Widjo kepada Kompas.com, Jumat (13/3/2020).

Wilayah utama yang perlu melakukan kesiapsiagaan dan kewaspadaan adalah kota-kota pesisir di pantai yang banyak hunian, tempat destinasi wisata pesisir, industri seperti Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), dan aset infrastruktur seperti pelabuhan atau bandara seperti YIA ini.

Sebelumnya, Widjo memberikan saran sebagai upaya mitigasi atau antisipasi dari ancaman potensi gempabumi dan tsunami.

Baca juga: Kajian Tsunami Megathrust Sukabumi, Ahli Sebut Perlu Mitigasi Dini

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak-anak Bisa Jadi Pembawa Corona Tanpa Gejala, Ini Penjelasannya

Anak-anak Bisa Jadi Pembawa Corona Tanpa Gejala, Ini Penjelasannya

Fenomena
Infeksi Corona Tanpa Gejala, Studi Temukan di Negara-negara ini

Infeksi Corona Tanpa Gejala, Studi Temukan di Negara-negara ini

Fenomena
Pandemi Corona Bikin Getaran di Muka Bumi Berkurang, Ini Penjelasannya

Pandemi Corona Bikin Getaran di Muka Bumi Berkurang, Ini Penjelasannya

Fenomena
Fosil Gigi Ungkap Anjing Laut Tanpa Telinga Pernah Hidup di Australia

Fosil Gigi Ungkap Anjing Laut Tanpa Telinga Pernah Hidup di Australia

Fenomena
Syekh Puji Nikahi Bocah 7 Tahun, Ahli Sebut Harus Diperiksa Menyeluruh

Syekh Puji Nikahi Bocah 7 Tahun, Ahli Sebut Harus Diperiksa Menyeluruh

Oh Begitu
Kajian BMKG-UGM, Cuaca dan Iklim Memang Pengaruhi Wabah Corona, tapi...

Kajian BMKG-UGM, Cuaca dan Iklim Memang Pengaruhi Wabah Corona, tapi...

Oh Begitu
Ahli Peringatkan, Corona Bukan Pandemi Terakhir yang Dihadapi Dunia

Ahli Peringatkan, Corona Bukan Pandemi Terakhir yang Dihadapi Dunia

Oh Begitu
Kebakaran Australia Berakhir, Koala Mulai Dilepas Kembali ke Alam Liar

Kebakaran Australia Berakhir, Koala Mulai Dilepas Kembali ke Alam Liar

Oh Begitu
Ilmuwan Gunakan Selembar Kertas untuk Temukan Corona dalam Air Limbah

Ilmuwan Gunakan Selembar Kertas untuk Temukan Corona dalam Air Limbah

Fenomena
Disebut Gejalanya Mirip, Demam Covid-19 Lebih Jarang Dibanding SARS

Disebut Gejalanya Mirip, Demam Covid-19 Lebih Jarang Dibanding SARS

Oh Begitu
Ahli Perkirakan, Ekosistem Laut Dunia Akan Kembali Pulih pada 2050

Ahli Perkirakan, Ekosistem Laut Dunia Akan Kembali Pulih pada 2050

Oh Begitu
Mengenal IPAG60, Teknologi Pengolah Air Gambut Jadi Air Bersih

Mengenal IPAG60, Teknologi Pengolah Air Gambut Jadi Air Bersih

Oh Begitu
Karakter Klinis Covid-19, Tunjukkan Keparahan dan Kematian Corona

Karakter Klinis Covid-19, Tunjukkan Keparahan dan Kematian Corona

Oh Begitu
Bocah 7 Tahun Diduga Dinikahi Syekh Puji, Seperti Apa Dampak Psikologisnya?

Bocah 7 Tahun Diduga Dinikahi Syekh Puji, Seperti Apa Dampak Psikologisnya?

Oh Begitu
Kasus Syekh Puji Nikahi Anak 7 Tahun, Ini Tanggapan Psikolog Anak

Kasus Syekh Puji Nikahi Anak 7 Tahun, Ini Tanggapan Psikolog Anak

Oh Begitu
komentar
Close Ads X