Kompas.com - 12/03/2020, 17:03 WIB
Ilustrasi demam berdarah kenary820/shutterstockIlustrasi demam berdarah

KOMPAS.com - Pada saat ini, perhatian masyarakat terpusat pada isu virus corona atau Covid-19. Namun, tanpa kita sadari, kasus demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia pada awal tahun 2020 telah mencapai 17.820 kasus kesakitan.

Hal ini diungkapkan dalam laporan yang diterima oleh Kementerian Kesehatan RI sejak awal Januari hingga Rabu, 11 Maret 2020.

Disampaikan oleh Direktur P2P Tular Vektor dan Zoonotik, Dr Siti Nadia Tarmizi, angka kasus DBD pada awal Januari 2020 lebih tinggi daripada tahun 2019.

"Tapi, kalau dibandingkan data hingga 11 Maret, angka kejadian kasus DBD di Indonesia justru lebih rendah daripada tahun lalu (2019)," kata Nadia, di Gedung Kemenkes, Rabu (11/3/2020).

Baca juga: Kenali 3 Fase Penyakit DBD, dari Demam hingga Kritis

Nadia juga menyampaikan 10 provinsi dengan jumlah kasus terbanyak hingga 11 Maret 2020. 10 provinsi itu adalah:

1. Lampung dengan 3.423 kasus, kematian 11 orang

2. Nusa Tenggara Timur dengan 2.711 kasus, kematian 32 orang

3. Jawa Timur dengan 1.761 kasus, kematian 13 orang

4. Jawa Barat dengan 1.420 kasus, kematian 25 orang

5. Jambi dengan 703 kasus, kematian 1 orang

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X