Kompas.com - 12/03/2020, 12:02 WIB
Ilustrasi virus penyebab HIV/AIDS ShutterstockIlustrasi virus penyebab HIV/AIDS

Flu Hong Kong disebabkan oleh virus influenza A (H3N2), yakni wabah flu pandemi ketiga yang terjadi pada abad ke-20. Virus ini menewaskan sekitar satu juta orang di seluruh dunia.

Menurut Encyclopedia Britannnica, diyakini bahwa pandemi Flu Asia 1957 memicu munculnya pandemi 1968 melalui proses yang disebut antigenic shift, di mana ada perubahan kecil pada gen virus flu yang dapat menyebabkan perubahan di permukaan protein dari virus HA (hemagglutinin) dan NA (neuraminidase) yang memicu respons kekebalan tubuh.

Pada akhirnya perubahan antigenik itulah yang menyebabkan orang bisa terkena flu lebih dari sekali.

Hal ini pula yang menurut CDC mengapa vaksin flu tahunan diperlukan. Tak lain untuk perlindungan terbaik terhadap virus dan sifatnya yang selalu berubah.

5. Pandemi Flu 2009

Pandemi flu 2009 di AS, awalnya dikenal sebagai flu babi, terjadi pada 2009 dengan virus influenza baru, H1N1, yang sebelumnya tidak diidentifikasi pada hewan atau manusia.

Virus ini sebenarnya pertama kali terdeteksi di AS, dan menyebar dengan cepat melintasi AS dan dunia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut CDC, antara 12 April 2009 dan 10 April 2010, ada 60,8 juta kasus, 274.304 rawat inap, dan 12.469 kematian di AS karena virus.

CDC juga memperkirakan bahwa sekitar 575.400 orang meninggal di seluruh dunia.

Pandemi flu 2009 terutama menyerang anak-anak dan orang dewasa paruh baya (orang dewasa yang lebih tua memiliki kekebalan, kemungkinan dari paparan sebelumnya terhadap virus H1N1 yang serupa).

Pandemi secara resmi berakhir pada 10 Agustus 2010, tapi virus (H1N1) pdm09 terus beredar sebagai virus flu musiman, menyebabkan penyakit, rawat inap, dan kematian di seluruh dunia setiap tahun.

Baca juga: Virus Corona Pandemi Global, Ini Saran WHO untuk Mencegah Terinfeksi

HIV / AIDS

Human immunodeficiency virus (HIV) adalah virus penyebab immunodeficiency syndrome (AIDS) yang pertama kali ditemukan pada awal 1980-an.

AIDS pertama kali terdeteksi di komunitas gay Amerika tetapi diduga berkembang dari virus simpanse dari Afrika pada 1920-an.

Sekarang, menurut data terbaru dari CDC dari 2006, itu berkembang menjadi proporsi pandemi, dengan sekitar 65 juta infeksi dan 25 juta kematian di seluruh dunia.

Namun, pengobatan baru telah memungkinkan lebih banyak orang untuk hidup dengan HIV.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X