ilustrasi ginjal ilustrasi ginjal

Kenapa Kita Punya 2 Ginjal, kalau dengan Satu Saja Bisa Hidup?

11/03/2020, 20:04 WIB
Mengapa kita punya dua ginjal, padahal dapat hidup hanya dengan satu ginjal? - Siswa SD Ringwood North, Victoria

Oleh Brooke Huuskes


Ini pertanyaan yang sangat bagus. Ilmuwan belum memiliki jawaban pasti atas pertanyaan ini, tetapi kami punya beberapa teori. Dalam sains, ketiadaan jawaban pasti seperti ini memang kerap terjadi.

Hampir semua hewan yang kita lihat di muka Bumi hari ini, termasuk manusia, memiliki kesamaan di kedua sisinya. Kita punya dua mata, dua telinga, dan bahkan dua lubang hidung.

Ilmuwan memberi nama keren untuk kondisi ini: “simetri bilateral.”

Kalau kamu bercermin dan membuat garis khayalan di tengah bayangan tubuhmu, kamu akan melihat bahwa kamu memiliki sebuah tangan dan sebuah kaki di masing-masing sisi tubuh.

Jika kamu memiliki kacamata yang dapat membantumu melihat organ dalam, kamu juga akan melihat bahwa kamu memiliki ginjal dan paru-paru di setiap sisi.

Tapi tidak semua makhluk hidup seperti. Beberapa hewan pun masih punya satu ginjal saja.

Sekitar 500 juta tahun lalu, saudara jauh kita yang saat itu tinggal di dalam laut (yang beberapa mungkin hanya punya satu ginjal) memutuskan untuk meninggalkan laut untuk hidup dan berjalan di daratan.

Ini adalah momen penting dalam sejarah kita karena di atas daratan, hewan dapat berubah untuk memiliki tubuh yang sangat rumit dengan segala organ penting yang ada di dalam tubuh kita sekarang, termasuk dua ginjal.

Dua ginjal lebih baik daripada satu ginjal?

Sekarang ini, kedua ginjal kamu menyingkirkan segala hal yang tidak diperlukan tubuh. Mereka melakukannya dengan “membersihkan” darah kamu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gejala Presimptomatik Muncul Setelah Setelah Diagnosis Positif Corona

Gejala Presimptomatik Muncul Setelah Setelah Diagnosis Positif Corona

Fenomena
Perdebatan Waktu Berjemur Paling Sehat, Ini Penelitian di Indonesia

Perdebatan Waktu Berjemur Paling Sehat, Ini Penelitian di Indonesia

Oh Begitu
Anak-anak Bisa Jadi Pembawa Corona Tanpa Gejala, Ini Penjelasannya

Anak-anak Bisa Jadi Pembawa Corona Tanpa Gejala, Ini Penjelasannya

Fenomena
Infeksi Corona Tanpa Gejala, Studi Temukan di Negara-negara ini

Infeksi Corona Tanpa Gejala, Studi Temukan di Negara-negara ini

Fenomena
Pandemi Corona Bikin Getaran di Muka Bumi Berkurang, Ini Penjelasannya

Pandemi Corona Bikin Getaran di Muka Bumi Berkurang, Ini Penjelasannya

Fenomena
Fosil Gigi Ungkap Anjing Laut Tanpa Telinga Pernah Hidup di Australia

Fosil Gigi Ungkap Anjing Laut Tanpa Telinga Pernah Hidup di Australia

Fenomena
Syekh Puji Nikahi Bocah 7 Tahun, Ahli Sebut Harus Diperiksa Menyeluruh

Syekh Puji Nikahi Bocah 7 Tahun, Ahli Sebut Harus Diperiksa Menyeluruh

Oh Begitu
Kajian BMKG-UGM, Cuaca dan Iklim Memang Pengaruhi Wabah Corona, tapi...

Kajian BMKG-UGM, Cuaca dan Iklim Memang Pengaruhi Wabah Corona, tapi...

Oh Begitu
Ahli Peringatkan, Corona Bukan Pandemi Terakhir yang Dihadapi Dunia

Ahli Peringatkan, Corona Bukan Pandemi Terakhir yang Dihadapi Dunia

Oh Begitu
Kebakaran Australia Berakhir, Koala Mulai Dilepas Kembali ke Alam Liar

Kebakaran Australia Berakhir, Koala Mulai Dilepas Kembali ke Alam Liar

Oh Begitu
Ilmuwan Gunakan Selembar Kertas untuk Temukan Corona dalam Air Limbah

Ilmuwan Gunakan Selembar Kertas untuk Temukan Corona dalam Air Limbah

Fenomena
Disebut Gejalanya Mirip, Demam Covid-19 Lebih Jarang Dibanding SARS

Disebut Gejalanya Mirip, Demam Covid-19 Lebih Jarang Dibanding SARS

Oh Begitu
Ahli Perkirakan, Ekosistem Laut Dunia Akan Kembali Pulih pada 2050

Ahli Perkirakan, Ekosistem Laut Dunia Akan Kembali Pulih pada 2050

Oh Begitu
Mengenal IPAG60, Teknologi Pengolah Air Gambut Jadi Air Bersih

Mengenal IPAG60, Teknologi Pengolah Air Gambut Jadi Air Bersih

Oh Begitu
Karakter Klinis Covid-19, Tunjukkan Keparahan dan Kematian Corona

Karakter Klinis Covid-19, Tunjukkan Keparahan dan Kematian Corona

Oh Begitu
komentar
Close Ads X