Hikmah Ramadhan: Meraih Kemenangan Idul Fitri di Tengah Pandemi Covid-19

Kompas.com - 22/05/2020, 05:32 WIB
Ilustrasi ketupat dan opor ayam, hidangan khas Lebaran di Indonesia. SHUTTERSTOCK/ODUA IMAGESIlustrasi ketupat dan opor ayam, hidangan khas Lebaran di Indonesia.

PRESIDEN Jokowi beberapa waktu lalu menyampaikan kepada publik bahwa masyarakat harus bisa berdamai dengan virus Covid-19. Pernyataan tersebut membuat polemik di masyarakat.

Sebagian masyarakat menanggapinya dengan menggangap bahwa ucapan Presiden tersebut berarti kita mengalah dan akhirnya kalah dengan Covid-19. Benarkah demikian?

Ucapan sederhana dari Presiden Joko Widodo tersebut bermakna bahwa manusia khususnya masyarakat Indonesia memang harus berdamai dengan Covid-19. Berdamai bukan berarti mengalah dan kalah.

Berdamai artinya kita harus mampu beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang terjadi. Bukankah manusia makhluk yang paling sempurna di antara makhluk-makhluk lainnya.

Seperti yang tertuang dalam surat At Tiin ayat 4:

لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسٰنَ فِىٓ أَحْسَنِ تَقْوِيْمٍ ﴿التين:٤

Artinya: “Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.”

Saat ini kita telah memasuki hari terakhir di bulan Ramadhan. Dan ibadah Ramadhan yang sudah kita laksanakan dengan sebaik baiknya akan membuat jiwa kita memiliki jiwa yang baru, semangat yang baru.

Baca juga: Hikmah Ramadhan: Idul Fitri, Gerbang Baru Kemanusiaan

Begitulah memang seharusnya Idul Fitri kita pahami dan kita hayati, terlebih dalam situasi pandemi Covid-19.

Jiwa baru yang bersih adalah modal yang berharga untuk mewujudkan masyarakat dan bangsa yang bersih dari segala tindakan tercela seperti menyebarkan berita hoaks, fitnah, dan tidak mempedulikan sesama.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar