Apakah Marah dan Bertengkar Dapat Membatalkan Puasa Seseorang?

Kompas.com - 02/05/2020, 12:31 WIB
Ilustrasi marah Thinkstockphotos.comIlustrasi marah

KOMPAS.com - Puasa bermakna menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa dimulai dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari.

Kewajiban tersebut telah tertulis dalam Surat Al Baqarah ayat 183:

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa."

Dalam menjalani ibadah puasa, seringkali ditemukan sebuah ucapan "Jangan marah, nanti puasanya batal." Dari kemarahan itu, beberapa di antaranya bahkan berujung pada pertengkaran, bahkan perkelahian.

Baca juga: Bolehkah Sahur Saat Azan Subuh Dikumandangkan?

Lantas, benarkah marah dan bertengkar dapat membatalkan puasa seseorang?

Dosen Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam sekaligus Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama IAIN Surakarta Dr Syamsul Bakri mengatakan, marah dan bertengkar tidak membatalkan puasa.

Namun, keduanya berpengaruh dalam kualitas puasa seseorang.

"Tidak (membatalkan puasa), hanya mengurangi kualitas ibadah," kata Syamsul saat dihubungi Kompas.com, Jumat (1/5/2020).

Baca juga: Mengumpat Online di Media Sosial, Membatalkan Puasa atau Tidak?

Hakikat puasa

Ilustrasi puasa, buka puasaShutterstock/Isvara Pranidhana Ilustrasi puasa, buka puasa

Menurut Syamsul, baik marah maupun bertengkar keduanya tidak terdapat dalam hal-hal yang membatalkan puasa.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar