Hukum Memakai Obat Kumur dan Gosok Gigi Saat Puasa Ramadhan, Batalkah Puasanya?

Kompas.com - 25/04/2020, 12:51 WIB
Ilustrasi menggosok gigi Art-Of-PhotoIlustrasi menggosok gigi

KOMPAS.com - Menjaga kebersihan gigi dan mulut bagi sebagian orang sudah menjadi suatu kebiasaan.

Namun, di bulan puasa seperti saat ini, banyak yang bertanya-tanya terkait dengan penggunaan obat kumur saat puasa Ramadhan.

Lantas, bagaimana hukum menggunakan obat kumur dan gosok gigi selama Ramadhan? apakah bisa membatalkan puasa atau tidak?

Baca juga: Berikut Cara Mengatur Konsumsi Air Putih 8 Gelas Sehari Saat Puasa Ramadhan

Hukumnya makruh

Kepala Kantor Kementerian Agama Surakarta Musta'in Ahmad mengatakan, hukum memakai obat kumur dan gosok gigi selama puasa adalah makruh.

"Makruh, sebaiknya dihindari. Kalau sedikit saja ada sisa yang tertelan, bisa batalkan puasa," kata Musta'in saat dihubungi Kompas.com, Jumat (24/4/2020).

"Lalu, sebaiknya gosok gigi setelah makan sahur sebelum masuk waktu imsak dan setelah buka puasa," lanjut dia.

Adapun makruh sendiri, lanjut dia, memiliki arti tidak disukai oleh Allah SWT dan sedapat mungkin harus dihindari.

Kendati sedapat mungkin harus dihindari, penggunaan obat kumur tersebut tidak dilarang.

"Kecuali kalau tidak kumur itu ada bahaya, maka silakan kumur. Kalau sudah disuruh menghindari kok terus tetap melakukan, maka kalau sampai tertelan, bisa membatalkan puasa," tambah dia.

Baca juga: Sudah Memasuki Ramadhan, Bagaimana jika Masih Memiliki Utang Puasa Tahun Lalu?

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar