Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/05/2024, 16:00 WIB
Aisyah Sekar Ayu Maharani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengembangan sistem transaksi jalan tol non-tunai nirsentuh nirhenti atau Multi Lane Free Flow (MLFF) sudah menelan dana foreign direct investment (FDI) sebesar lebih dari 200 juta dolar Amerika Serikat (AS).

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Direktur Utama PT Roatex Indonesia Toll Sysem (RITS) Attila Keszeg di The 19th ITS Asia Pacific Forum 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Selasa (28/5/2024).

"Sejauh ini kami sudah merealisasikan lebih dari 200 juta dolar AS untuk mengembangkan sistem ini," kata Attila.

Sementara Pemerintah Hungaria berinvestasi untuk pengembangan MLFF di Indonesia sekitar 300 juta dolar AS.

Attila menargetkan sistem transaksi tol terbaru ini bisa diimplementasikan pada kuartal III-2024.

"Saya pikir kami siap untuk mengimplementasikan sistem ini pada kuartal III tahun ini," ucapnya.

Baca juga: Sebelum MLFF, Akan Diterapkan SLFF dengan Barrier Lebih Dulu

Sementara Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hedy Rahadian mengatakan, investasi ini berpotensi bertambah mengingat akan ada banyak gantry MLFF yang dipasang di sejumlah atau bahkan seluruh ruas tol Indonesia.

"Kalau ada penambahan ruang lingkup nanti kita adendum konsesinya. Iya (ada kemungkinan nilai investasi bertambah)," tutur Hedy pada kesempatan yang sama.

Sebagai informasi, MLFF merupakan inovasi sistem transaksi penggunaan jalan tol terbaru, setelah sebelumnya juga telah berubah dari sistem tunai menjadi non-tunai atau kartu uang elektronik.

Teknologi berbasis global navigation satellite system (GNSS) ini digadang bisa mengurai antrean kendaraan di gerbang tol dan mengurangi kerugian ekonomi akibat kemacetan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com