Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal EPF, Program Mirip Tapera yang Diterapkan Malaysia

Kompas.com - 30/05/2024, 15:33 WIB
Muhdany Yusuf Laksono

Penulis

KOMPAS.com - Malaysia juga memiliki program tabungan yang memotong gaji para pekerja seperti halnya Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Program tersebut bernama Employee Provident Fund (EPF).

Pengamat sekaligus pakar properti nasional, Panangian Simanungkalit menilai Malaysia merupakan salah satu negara yang berhasil menerapkan program seperti Tapera.

"Misalnya di Malaysia ada Employees Provident Fund (EPF) dan di Singapura ada Central Provident Fund (CPF). Kedua negara ini telah berhasil 'merumahkan' para pekerjanya," ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (29/5/2024).

Lantas, seperti apa konsep dari EPF yang diterapkan Malaysia?

Dilansir dari laman resminya, EPF merupakan skema tabungan wajib untuk masa pensiun para pekerja. Manfaat yang didapatkan anggota EPF mulai dari aminan pensiun, perlindungan kesehatan, hingga kepemilikan rumah.

Kelompok sasarannya mencakup individu yang bekerja hingga wiraswasta. Termasuk pegawai sektor swasta, pegawai sektor publik yang bukan pensiunan, serta kontributor sukarela.

Namun terdapat beberapa kategori pekerja yang tidak wajib berkontribusi dalam EPF, contohnya seperti penduduk asli yang berpindah-pindah (nomaden), asisten rumah tangga, juru masak, penjaga rumah, tukang kebun, supir pribadi, pekerja, serta ekspatriat yang negara tempat tinggalnya berada di luar Malaysia (WNA) dan memilih untuk tidak berkontribusi.

Baca juga: CPF, Tapera ala Singapura yang Berhasil Merumahkan Pekerjanya

EPF mewajibkan adanya kontribusi iuran gabungan dari pekerja dan pemberi kerja atau perusahaan.

Terkait besaran iuran, kontribusi wajib pekerja sebesar 11 persen dari gaji. Sementara dari pemberi kerja tergantung besaran gaji bulanan pegawai.

Untuk pegawai dengan gaji bulanan RM 5.000 ke bawah atau sekitar Rp 17.245.506, kontribusi wajib pemberi kerja sebesar 13 persen. Sedangkan pegawai dengan gaji bulanan di atas RM 5.000 atau sekitar Rp 17.245.506, kontribusi wajib pemberi kerja sebesar 12 persen.

EPF berinvestasi dalam portofolio yang beragam untuk memastikan bahwa anggota menerima dividen setiap tahun. Di samping itu, menjamin dividen minimal 2,5 persen melalui investasi yang disetujui untuk memastikan tabungan pekerja aman (simpanan konvensional).

Terkait manfaat kepemilikan rumah, anggota EPF dapat mempergunakan tabungan untuk membeli rumah atau membangun rumah, hingga cicilan bulanan KPR.

Selain itu, tabungan dapat dipergunakan untuk mengurangi atau menebus pinjaman perumahan, meningkatkan kelayakan untuk mendapat pinjaman perumahan dari lembaga keuangan, dan pembelian rumah pada program rumah pertama PR1MA.

Masing-masing peruntukan di atas memiliki persyaratan dan ketentuan tersendiri. Namun secara sederhana, anggota EPF dapat menggunakan sebagian atau keseluruhan tabungan untuk setiap kebutuhan kepemilikan rumah.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com