Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/05/2024, 11:37 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan penerapan sistem transaksi tol non-tunai nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF) akan dimulai secara bertahap.

Menurut Basuki, hasil uji coba pada Desember 2023 lalu di Jalan Tol Bali Mandara masih ada beberapa hal yang harus dievaluasi, termasuk teknis dan manajerial.

"Saat ini, sudah ada solusi dari sisi manajerialnya. Saya optimistis MLFF akan diimplementasikan secara bertahap dengan masih single lane atau hibrid masih dengan kartu (e-toll)," ungkap Basuki, Rabu (29/5/2024).

Pelaksanaan MLFF akan diterapkan secara bertahap, yaitu Single Lane Free Flow (SLFF) dengan barrier dan tapping (hybrid) dan dilanjutkan dengan masa transisi dimana diterapkan SLFF dengan barrier. Pada tahap selanjutnya yaitu SLFF tanpa barrier dan MLFF secara penuh.

Dalam hal ini, teknologi yang digunakan tetap Global Navigation Satellite System (GNSS). Jadi, tetap membutuhkan Cantas untuk melakukan transaksi pembayaran tol.

Baca juga: Semua Badan Usaha Jalan Tol Indonesia Wajib Terapkan MLFF

Nantinya, pelaksanaan SLFF akan diterapkan secara bertahap dimulai dari uji coba ruas Tol Bali Mandara. Kemudian, ketika sudah berhasil akan dilakukan perluasan layanan kepada ruas lainnya.

Ketika teknologi MLFF sudah mulai diimplementasikan di seluruh jalan tol, pengguna wajib mendaftarkan data pribadi dan nomor kendaraan pada Cantas sebelum memasuki jalan tol untuk mendukung kedisiplinan pengguna dalam melakukan pembayaran.

Oleh karena itu, pengguna jalan tol harus memperhatikan registrasi aplikasi Cantas dan kecukupan saldo sebelum memasuki jalan tol.

President Director of Roatex Indonesia Toll System (RITS) Attila Keszeg mengatakan, siap mendengar segala masukan dari Pemerintah Indonesia bahwa diperlukan transisi untuk menuju MLFF, termasuk masih butuh banyak sosialiasi ke masyarakat terutama terkait proses registrasi kendaraan.

"Proyek ini merupakan transformasi teknologi di jalan tol khususnya dalam transaksi pembayaran. Kami terus bekerja sama dengan PUPR secara intensif untuk memulai penerapan tahapan MLFF di akhir Tahun 2024," pungkas Attila.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com