Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER PROPERTI] Indonesia Diminta Contek Singapura soal Tapera

Kompas.com - 30/05/2024, 09:14 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia disarankan untuk meniru strategi Singapura dalam membuat skema Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Realestat Indonesia (REI) Joko Suranto mengatakan, Singapura memiliki lembaga Central Provident Fund (CPF).

CPF tidak hanya mengelola dana penyediaan perumahan saja, tetapi menyatu dalam satu akun dengan jaminan sosial lain, seperti dana pensiun, fasilitas kesehatan, pendidikan anak, dan asuransi jiwa bagi pekerja.

Artikel ini menjadi terpopuler dalam kanal Properti Kompas.com, Kamis (30/5/2024).

Selengkapnya baca di sini Indonesia Diminta Contek Singapura soal Tapera

Babakan Madang menjadi area yang paling diminati pencari rumah seken di Bogor, Jawa Barat.

Hal ini sebagaimana terekam dalam Flash Report Rumah123 edisi Mei 2024 yang diterima Kompas.com, Selasa (28/5/2024).

Dalam laporan itu disebutkan, popularitas Babakan Madang sebesar 12,7 persen, diikuti Cibinong (8,8 persen), Gunung Putri (6,6 persen), serta Cileungsi dan Bojong Gede masing-masing sebesar 5,3 persen dan 4 persen.

Lantas, berapa rata-rata harga rumah di Babakan Madang yang diminati?

Jawabannya ada di artikel ini Rumah Seken di Babakan Madang Bogor Paling Banyak Diincar

Kini Nirina Zubir bisa bernapas lega. Pasalnya, semua sertifikat tanah yang sempat diambil alih mafia tanah telah kembali ke pangkuannya.

Hal ini ditandai lewat penyerahan dua sertifikat tanah elektronik oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) secara langsung di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta pada Rabu (29/5/2024).

"Napas lega," ucap Nirina.

Lalu, berapa total sertifikat tanah yang telah diterima Nirina?

Selengkapnya di sini Semua Sertifikat Tanah Nirina Zubir Telah Kembali ke Pangkuan

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com