Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sertifikat Tanah Elektronik Dinilai Lebih Sulit Dipalsukan

Kompas.com - 29/05/2024, 17:00 WIB
Aisyah Sekar Ayu Maharani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengeklaim, sertifikat tanah elektronik lebih sulit dipalsukan.

Hal ini disampaikannya saat menyerahkan sertifikat tanah milik Nirina Zubir di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Rabu (29/5/2024).

"Sertifikat elektronik ini lebih aman karena sudah masuk langsung ke dalam database, sehingga jauh lebih sulit untuk diduplikasi atau dipalsukan," ucap AHY.

Namun demikian, AHY berpesan kepada masyarakat untuk menjaga sertifikat tanah miliknya, baik model lama maupun baru.

"Tetapi sekali lagi, bagi yang sudah memiliki sertifikat berbentuk buku maupun elektronik, jaga baik-baik, jaga pekarangan kita baik-baik," lanjut AHY.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak takut melaporkan masalah pertanahan mereka apabila mendapati penyerobotan.

Baca juga: Jokowi Luncurkan INA Digital GovTech, AHY Siap Integrasikan Layanan Pertanahan

"Jangan sungkan jangan ragu jangan takut datang ke kantor-kantor Kementerian ATR/BPN yang ada di daerah, termasuk juga di kantor pusat ini," tegas AHY.

Pada kesempatan tersebut, AHY menyerahkan dua sertifikat tanah elektronik milik Nirina Zubir yang sempat diambil alih oleh mafia tanah.

"Jadikan Nirina ini adalah sebagai lambang bahwa kita bisa meraih kembali hak milik kita, kita benar, kita punya buktinya, jangan pernah takut untuk menyuarakan," tutur Nirina.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com