Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kepercayaan Pasar Makin Menguat, Summarecon Resmikan 4 Proyek Sekaligus

Kompas.com - 28/05/2024, 06:08 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Kondusif dan terkendalinya perhelatan demokrasi Pemilihan Umum 2024 makin menguatkan kepercayaan pasar (confidence level) terhadap bisnis dan industri properti.

Survei Harga Properti Residensial (SHPR) yang dilansir Bank Indonesia (BI) mengonfirmasi kepercayaan pasar itu melalui laporan indikator keberlanjutan peningkatan harga properti residensial di pasar primer pada Triwulan I-2024.

Hal ini tecermin dari pertumbuhan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada triwulan I 2024 sebesar 1,89 persen (year on year), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan IV-2023 yang sebesar 1,74 persen (year on year).

Baca juga: Laba Bersih Summarecon Agung Tumbuh 22,4 Persen

Kenaikan harga ini diiringi dengan penjualan properti residensial yang tumbuh eksponensial sebesar 31,16 persen (year on year).

Melonjak dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 3,37 persen (year on year), yang didorong peningkatan penjualan pada seluruh tipe rumah.

Sebagaimana dikatakan Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto P Adhi, bahwa Pemilu yang berlangsung aman dan damai tak ada gejolak, akan membuat dunia bisnis confident.

Bahkan, dia yakin kendatipun ada riak-riak ketidakpuasan terhadap hasil Pemilu namun kepemimpinan pemerintahan sekarang mampu mengendalikannya dan masyarakat Indonesia semakin dewasa, dunia bisnis akan melihatnya sebagai hal positif.

Riak-riak pemilu, menurut Adrianto merupakan bagian dari dinamika yang terus terjadi di negeri kita, dan itu harus disikapi positif dengan kedewasaan.

Baca juga: Harga Apartemen Premium di Jakarta Paling Murah Se-Asia

"Siapa pun pemenangnya, bagi dunia bisnis sebetulnya yang penting tenang, tidak terjadi apa-apa, kondusif. Jadi enggak usah nunggu presiden elected. Kami mengikuti siklus saja, fokus di bisnis dan kami yakin, Indonesia akan well managed," tutur Adrianto dalam keterangannya kepada Kompas.com.

Atas dasar prinsip itulah, PT Summarecon Agung Tbk yang meskipun konservatif namun setia mengikuti siklus dengan sejumlah pertimbangan dan kajian kelayakan bisnis, meresmikan empat proyek sekaligus dalam satu hari.

Summarecon Mall MakassarSMRA Summarecon Mall Makassar
Keempat proyek tersebut adalah peletakan batu pertama atau groundbreaking Summarecon Mall Makassar, penutupan atap atau topping off Sekolah Islam Al Azhar, pembukaan Pasar Mandiri, dan Product Knowledge The Morizen, hasil kerjasama antara PT Summarecon Agung Tbk dan Sumitomo Forestry Indonesia.

Bukan lagi di Jadebotabek sebagai kawasan yang selama ini dijadikan sebagai benchmark dan arena "pertarungan" terbesar bagi produk-produk properti, melainkan nun jauh di Makassar, Sulawesi Selatan.

Baca juga: Jokowi Luncurkan INA Digital GovTech, AHY Siap Integrasikan Layanan Pertanahan

Akan tetapi, Makassar justru dinilai PT Summarecon Agung Tbk sebagai hub yang memiliki peran dan posisi strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di Kawasan Timur Indonesia.

Makassar menawarkan potensi besar berbagai sektor mulai dari pertambangan, komoditas hasil bumi, transportasi, daya tarik wisata hingga dukungan infrastruktur yang terus dikembangkan.

PT Summarecon Agung Tbk pun melirik kota terbesar keempat di Indonesia ini sebagai salah satu dari pendorong pertumbuhan pendapatan melalui pengembangan kawasan Summarecon Mutiara Makassar untuk menjadi sebuah kota terpadu.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com