Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ada Operasi Penertiban di Jalan Layang MBZ, 35 Kendaraan Terjaring

Kompas.com - 21/05/2024, 18:00 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) sebagai pengelola Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) melaksanakan operasi penertiban kendaraan angkutan barang dan bak terbuka di Km 12+000 arah Cikampek dan Km 13+000 arah Jakarta Senin, (20/5/2024) pukul 13.30 WIB sampai dengan 5.30 WIB.

Dikutip dari siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (21/5/2024), pada operasi penertiban ini 35 kendaraan terjaring penindakan.

Dalam penindakan ini, JJC melaksanakannya bersama pihak Kepolisian, serta PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) selaku penyedia layanan operasional jalan tol.

Penindakan ini selaras dengan Peraturan Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat Nomor : KP.4963/AJ.501/DRJD/2019 Tentang Larangan Bagi Kendaraan Bermotor Jenis Mobil Bus dan Mobil Barang Untuk Menggunakan Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated.

Baca juga: Mutu Beton Tol MBZ Disebut di Bawah Standar, Begini Respons Jasa Marga

Untuk diketahui, tujuan dari operasi penertiban ini untuk keperluan keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas dan angkutan. Kendaraan pengangkut barang tidak diperbolehkan melintas di Jalan Layang MBZ.

GM Operasi dan Pemeliharaan JJC Desti Anggraeni mengungkapkan, target operasi berfokus pada kendaraan angkutan barang berupa pickup, box, bus dan truk engkel.

"Untuk kendaraan yang melanggar ketentuan tersebut diberikan penindakan langsung berupa tilang oleh pihak kepolisian," tegas Desti.

Atas operasi penertiban ini, JJC memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan mengimbau pengguna jalan agar tetap berhati-hati dan jaga jarak aman dalam berkendara.

Kemudian, patuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan, serta pastikan kondisi kendaraan laik jalan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com