Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sebanyak 1,87 Juta Kendaraan Diprediksi Kembali ke Jabotabek

Kompas.com - 11/04/2024, 18:35 WIB
Masya Famely Ruhulessin,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memprediksi jumlah kendaraan yang akan kembali ke Jabotabek mulai dari Hari Raya Lebaran, Rabu (10/4/2024) hingga H+7 Lebaran atau Kamis (18/4/2024) sebesar 1,87 juta kendaraan.

Jumlah tersebut naik 1,4 persen dibandingkan Lebaran 2023 (1,84 juta kendaraan) dan naik 56,2 persen terhadap lalin normal (1,2 juta kendaraan).

Kembalinya kendaraan tersebut akan melalui empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung).

Untuk distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek dari ketiga arah yaitu mayoritas akan berasal dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) yakni sebanyak 1,06 juta kendaraan (56,9 persen).

Baca juga: Hati-hati, Ada “Contraflow” di Km 47-65 Tol Japek

Sementara 461 ribu kendaraan (24,7 persen) berasal dari arah Barat (Merak), dan 344 ribu kendaraan (18,4 persen) dari arah Selatan (Puncak).

Direktur Utama Jasa Marga, Subakti Syukur menyebutkan puncak arus balik Lebaran 2024 diprediksi akan terjadi pada H+4 Lebaran atau pada Senin (15/4/2024).


“Diprediksi jumlah kendaraan di empat gerbang tol utama pada puncak arus mudik mencapai 296 ribu kendaraan,” jelasnya.

Prediksi jumlah kendaraan ini naik 11,7 persen dibandingkan puncak arus balik Lebaran 2023 yakni sebanyak 265 ribu kendaraan.

Baca juga: Saat Hari Raya Idul Fitri, 62.367 Kendaraan Lintasi Tol Belmera

Menurut Subakti, dengan adanya lonjakan kendaraan yang diprediksi mayoritas berasal dari Jalan Tol Trans Jawa dan Bandung, maka lokasi KM 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek harus diwaspadai.

“Lokasi yang menjadi fokus perhatian untuk diantisipasi oleh pengguna jalan yaitu pada KM 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang merupakan pertemuan kendaraan dari Bandung dan Trans Jawa menuju Jakarta,” tandasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com