Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PMK Bebas Pajak Terbit, Sinarmas Harap Penjualan Naik Dua Kali Lipat

Kompas.com - 20/02/2024, 16:38 WIB
Aisyah Sekar Ayu Maharani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) Tahun Anggaran (TA) 2024 telah terbit.

Vice President of Commercial National Sinar Mas Land Christine Natasha Tanjungan mengatakan, insentif PPN DTP sangat menunjang penjualan produk properti di Sinarmas Land.

"Nah, harapan kami ya semoga dengan PPN DTP 2024 harusnya bisa dua kali lipat dari yang kami dapat pada 2023," ujar Christine dalam konferensi pers di Aerium Residence, Jakarta Barat, Selasa (20/2/2024).

Adapun PMK PPN DTP ini terbit pada bulan kedua tahun 2024. Hal ini menyebabkan beberapa konsumen Sinarmas Land sempat memilih wait and see pada bulan pertama 2024.

"Kami punya lumayan pembeli yang sudah (memberikan) Uang Tanja Jadi (UTJ) tetapi belum realisasi pembelian karena masih menunggu PMK baru keluar," lanjut Christine.

Sebagai informasi, Menteri Keuangan menetapkan PMK Nomor 7 Tahun 2024 tentang Pajak Pertambahan Nilai atas Penyerahan Rumah Tapak dan Satuan Rumah Susun yang Ditanggung Pemerintah TA 2024.

PMK tentang PPN DTP tersebut ditetapkan pada 12 Februari 2024 dan berlaku efektif mulai 13 Februari 2024.

Dalam PMK tersebut, Pemerintah memutuskan memberikan insentif PPN DTP untuk pembelian rumah hingga seharga Rp 5 miliar.

Namun, PPN yang ditanggung pemerintah hanya sampai hitungan rumah seharga Rp 2 miliar saja.

Baca juga: 75,89 Persen Pembelian Rumah Masyarakat Pakai KPR

Program PPN DTP ini diberlakukan mulai November 2023 sampai dengan Desember 2024. Jadi, total waktu bagi masyarakat untuk menikmati fasilitas ini adalah 14 bulan.

Mulai November 2023 hingga Juni 2024, besaran PPN DTP yang diberikan adalah sebesar 100 persen.

Setelah periode tersebut, yakni mulai bulan Juli hingga Desember 2024, besaran PPN DTP akan dipangkas menjadi 50 persen.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com