Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Antisipasi Dini Kemacetan di Tol Bali Mandara Saat Lebaran

Kompas.com - 16/02/2024, 10:30 WIB
Aisyah Sekar Ayu Maharani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono akan mengantisipasi kemacetan di Jalan Tol Bali Mandara pada momentum mudik Lebaran 2024.

Hal ini menyusul adanya kemacetan parah yang terjadi di Tol Bali Mandara pada akhir tahun 2023 lalu.

"Saya belum lihat ke sana, tapi informasi ini nanti saya coba (tindaklanjuti)," ujar Basuki saat ditemui usai melakukan pemungutan suara di TPS 161 Kemang Pratama Bekasi, Rabu (14/2/2024).

Sebagai informasi, kemacetan terjadi di Jalan Tol Bali Mandara menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah, Tuban, Badung, Bali, pada H-3 Tahun Baru 2024 atau Jumat (29/12/2023).

Asisten Manager Risk and Quality Management and Corporate Communication Jasamarga Bali Tol (JBT) I Wayan Purwajaya mengatakan, penumpukan kendaraan ini terjadi sejak pukul 16.00 WITA.

Diperkirakan ada 200 kendaraan roda empat saat itu yang tak bergerak dari tol dan mengular sepanjang 1,5 kilometer.

Baca juga: 18 Februari, Akses Tol ke Stasiun Kereta Cepat Halim Ditutup Permanen

"Untuk sampai saat ini macet, stagnan rata-rata kendaraan ini mau menuju bandara semua," kata dia saat dihubungi, Jumat (29/12/2023) malam.

Ia mengatakan kemacetan di tol ini imbas dari kepadatan kendaraan di jalan umum baik arah Nusa Dua, Badung, maupun dari Denpasar menuju Bandara Ngurah Rai.

Akibatnya, banyak kendaraan memilih masuk ke tol sehingga terjadi penumpukan di pintu keluar tol, tepatnya di Taman Bundaran Ngurah Rai.

"Kemacetan mulai siang, kemacetan luar biasa di arteri makanya banyak yang masuk tol. Keluar dari tol macet, kendaraan enggak bisa bergerak. Jadinya numpuk sampai di tol, kemacetan sampai di tol," lanjutnya.

Ia mengatakan sejumlah wisatawan terpaksa memilih turun dari kendaraan dan berjalan kaki menuju bandara agar tidak ketinggalan pesawat.

"Iya, banyak di arteri semua jalan kaki. Mereka juga ngejar pesawat ya kita juga mau gimana, antisipasinya ya kita kawal, biar enggak jadi halangan," tuntasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com