BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Alam Sutera

Mengenal Escala, Kawasan Komersial Hijau di Jantung Alam Sutera

Kompas.com - 15/12/2023, 13:55 WIB
Hotria Mariana,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com – Dalam beberapa tahun terakhir, konsep berkelanjutan semakin populer di kalangan masyarakat. Hal itu tidak terlepas dari peningkatan kesadaran masyarakat terkait menjaga lingkungan.

Konsep tersebut tidak hanya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk bisnis.

Salah satu contoh penerapan keberlanjutan dalam dunia bisnis adalah pemilihan lokasi usaha di kawasan komersial modern yang mengusung konsep hijau.

Setidaknya, terdapat tiga manfaat memiliki bisnis di kawasan komersial dengan konsep hijau. Pertama, meningkatkan daya tarik konsumen. Hal ini dikarenakan kawasan menawarkan suasana yang nyaman dan asri, serta fasilitas yang lengkap.

Kedua, meningkatkan produktivitas karyawan lantaran lingkungan kerjanya yang asri. Ketiga, memberikan reputasi bagi bisnis karena dinilai peduli terhadap lingkungan dan mengutamakan kesejahteraan karyawan.

Baca juga: Begini Cara Alam Sutera Hadirkan Kawasan Terpadu Ramah Lingkungan dan Sehat

Di Indonesia, kawasan komersial dengan konsep hijau tidak sulit ditemukan. Salah satunya terletak di kawasan Alam Sutera, Serpong, Tangerang Selatan. Alam Sutera menyediakan Escala, kaveling komersial seluas 19 hektare (ha) yang terletak di downtown Alam Sutera.

Area yang baru diluncurkan pada Agustus 2023 itu dirancang sebagai sentra bisnis dan gaya hidup dengan menggabungkan efisiensi tata kota modern dan aspek keberlanjutan.

Aspek keberlanjutan yang dimaksud adalah bisnis bersandingan dengan sarana hijau, ritel, dan rekreasi secara bersamaan. Gedung perkantoran, pertokoan, pusat kuliner, dan perbelanjaan memiliki jalur pedestrian dengan diiringi pepohonan teduh serta pemandangan hutan kota yang unik.

Keseimbangan dengan alam diwujudkan dengan kehadiran Rimba Urban Forest, kawasan hutan kota seluas hampir 4 ha di area tengah Escala.

Hutan tersebut bisa dimanfaatkan bagi kalangan profesional di sekitarnya yang mendambakan oase kesejukan alam, baik untuk mencari inspirasi di tengah kesibukan kantor maupun melepas penat. Publik juga dapat mengakses fasilitas ini.

Direktur Penjualan dan Pemasaran Lilia Sukotjo menuturkan, orang-orang akan lebih senang bekerja jika aktivitasnya tidak hanya berkutat di kantor. Mereka juga ingin memiliki akses yang mudah ke berbagai fasilitas yang mendukung gaya hidup sehat, seperti tempat olahraga, restoran sehat, dan taman.

Escala, lanjutnya, mencoba memenuhi kebutuhan tersebut. Area ini dirancang dengan konsep yang berbeda dari kawasan komersial pada umumnya.

“Jalan-jalan di dalam Escala ini, misalnya, dibuat tembus sehingga memudahkan orang untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain tanpa harus keluar area. Selain itu, terdapat juga Rimba Urban Forest, taman kota yang luas dengan berbagai fasilitas olahraga dan rekreasi,” tuturnya kepada Kompas.com, Rabu (6/12/2023).

Semua itu, kata Lilia, sejalan dengan tagline "Central Living District" yang diusung Escala. Area ini diharapkan bisa menjadi tempat menarik dan nyaman bagi masyarakat untuk menjalani kehidupan sehari-hari karena dilengkapi berbagai fasilitas dan aktivitas yang mendukung gaya hidup aktif dan sehat.

Lilia melanjutkan, melalui pembangunan gedung-gedung perkantoran dan bisnis yang berdampingan dengan hutan, kinerja ekonomi dan kualitas hidup masyarakat pun diharapkan meningkat.

Pasalnya, pembangunan kawasan komersial di Escala dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain itu, rekreasi di hutan pun dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Upaya Alam Sutera Ciptakan Hunian Rendah Emisi dan Ramah Lingkungan

Kawasan komersial Escala dalam tahap pembangunan.
Dok. Alam Sutera Kawasan komersial Escala dalam tahap pembangunan.

Sediakan 4 blok

Escala menyediakan empat pilihan blok komersial. Pertama, Blok A yang terletak di sudut barat daya Escala, tepatnya di persimpangan lalu lintas antara Alam Sutera Mall, The Prominence, dan Synergy Tower.

Blok A terletak berdampingan dengan produk properti Alam Sutera lain, seperti Elevee Penthouses & Residences dan Rimba Urban Forest sehingga cocok dijadikan sebagai tempat usaha kafe, restoran, dan ritel.

Kedua, Blok B yang berlokasi di sisi utara Escala. Blok ini memiliki posisi yang prestisius karena berada di Jalur Sutera Boulevard yang merupakan jalan utama untuk keluar dan masuk kawasan Alam Sutera.

Dengan fleksibilitas pembangunan gedung hingga ketinggian 138 meter, Blok B dapat menjadi pilihan ideal sebagai hotel, kantor, showroom, dan sarana perbelanjaan.

Ketiga, Blok C yang menghadap ke selatan Rimba Urban Forest. Blok ini memiliki zona pedestrian unik yang dikombinasikan dengan pemandangan hijau. Luas kaveling di sini rata-rata berukuran medium sehingga cocok bagi usaha kuliner, showroom, pusat kebugaran, atau communal retail space.

Keempat, Blok D. Dengan ketersediaan lahan kaveling paling luas di Escala, blok ini punya potensi menjadi area pengembangan terpadu dan dapat menampung populasi besar, baik dari sisi konsumen maupun sumber daya manusia (SDM).

Dengan kata lain, Blok D adalah area paling ideal di Escala untuk bisnis berskala besar, seperti perusahaan multinasional, pusat pendidikan, kompleks superblok, atau kompleks rekreasi.
Dengan lokasi sangat strategis di jantung Alam Sutera, Escala memiliki banyak keunggulan, baik dari sisi mobilitas maupun visibilitas.

Selain dekat dengan akses tol dari dan menuju ke Jakarta dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Escala juga dikelilingi 37 kluster perumahan premium, apartemen, gedung perkantoran, hotel, universitas, dan pusat perbelanjaan seperti Alam Sutera Mall, Living World, Ikea, dan Jakarta Premium Outlets yang direncanakan buka pada kuartal I 2024.

Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai Escala, silakan klik tautan ini.


Terkini Lainnya

Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com