Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Plaza Indonesia Bidik Pendapatan Mal Kembali seperti Sebelum Pandemi

Kompas.com - 14/12/2023, 12:47 WIB
Muhdany Yusuf Laksono

Penulis

KOMPAS.com - PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) menargetkan raihan pendapatan tahun 2023 kembali seperti sebelum pandemi Covid-19.

Hal itu dikatakan Direktur PLIN Evy Tirtasudira dalam Laporan Hasil Public Expose PLIN pada Selasa (12/12/2023).

"Dengan kondisi yang sudah membaik, Perseroan berharap untuk kembali berharap kembali pada target revenue sebelum pandemi terjadi, terutama untuk segmen bisnis pusat perbelanjaan," ujarnya dikutip dari laman Keterbukaan Informasi BEI.

Untuk diketahui, berdasarkan Laporan Keuangan per Desember 2019, PLIN membukukan pendapatan sebesar Rp 1,47 triliun.

Jumlah pendapatan Perseroan itu bersumber dari pusat perbelanjaan Rp 685,6 miliar; hotel Rp 481,1 miliar; perkantoran Rp 247,8 miliar; serta apartemen Rp 63,3 miliar.

"Untuk tahun depan, masih konsisten dengan tahun sebelumnya, yaitu kami berharap terjadi recovery terutama untuk unit bisnis pusat perbelanjaan diharapkan dapat recovery lebih cepat," terangnya.

Baca juga: Ciputra Bantah Ciputra World Surabaya Dilego ke Plaza Indonesia

Menurut Evy Tirtasudira, untuk segmen bisnis perhotelannya telah mendapat respon positif dari publik setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah dicabut oleh pemerintah.

"Meskipun, untuk unit bisnis perkantoran belum dapat kembali ke level sebelum pandemi terjadi," pungkasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan Laporan Keuangan Interim yang Tidak Diaudit per 30 September 2023 atau Triwulan III-2023, PLIN membukukan pendapatan sebesar Rp 947 miliar.

Jumlah itu mengalami kenaikan dari periode yang sama tahun 2022 yaitu sebesar Rp 781,8 miliar.

Ada pun jumlah pendapatan Rp 947 miliar itu bersumber dari pendapatan sewa pusat perbelanjaan Rp 329,6 miliar; pendapatan sewa perkantoran Rp 92,2 miliar; pendapatan sewa hotel Rp 9,1 miliar.

Kemudian, pendapatan hotel Rp 329,9 miliar; pendapatan service charges Rp 148,1 miliar; pendapatan parkir Rp 21,5 miliar; promosi Rp 20,2 miliar; serta pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Rp 519,9 miliar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kementerian ATR/BPN Gandeng BUMN dan Swasta, Bina Warga Manfaatkan Tanah Hasil Redistribusi

Kementerian ATR/BPN Gandeng BUMN dan Swasta, Bina Warga Manfaatkan Tanah Hasil Redistribusi

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pangandaran: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pangandaran: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Hingga 30 April Berlaku Diskon Tarif KA dari Surabaya dan Malang

Hingga 30 April Berlaku Diskon Tarif KA dari Surabaya dan Malang

Berita
Melongok Wajah Baru Kantor BPN Kabupaten Bekasi, Sejuk dan Nyaman

Melongok Wajah Baru Kantor BPN Kabupaten Bekasi, Sejuk dan Nyaman

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Subang: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Subang: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Senin Besok, Presiden Jokowi Resmikan Bandara Panua Pohuwato Gorontalo

Senin Besok, Presiden Jokowi Resmikan Bandara Panua Pohuwato Gorontalo

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bekasi: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bekasi: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Begini Cara Tepat Membersihkan Karpet di Rumah Anda

Begini Cara Tepat Membersihkan Karpet di Rumah Anda

Tips
Lewat Konsolidasi Tanah, Harga Properti di Desa Gasol Naik hingga Rp 500.000 Per Meter Persegi

Lewat Konsolidasi Tanah, Harga Properti di Desa Gasol Naik hingga Rp 500.000 Per Meter Persegi

Berita
Cara Tepat Membersihkan Karpet yang Dipasang Permanen

Cara Tepat Membersihkan Karpet yang Dipasang Permanen

Tips
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Cirebon: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Cirebon: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Sengketa Tanah Wakaf Terjadi karena Misinterpretasi

Sengketa Tanah Wakaf Terjadi karena Misinterpretasi

Berita
Kini, Pemohon Bisa Nikmati Layanan Drive-thru di BPN Kabupaten Bekasi

Kini, Pemohon Bisa Nikmati Layanan Drive-thru di BPN Kabupaten Bekasi

Berita
Tersisa 13 Persen, Kabupaten Bekasi Bakal Lengkap Akhir Tahun 2024

Tersisa 13 Persen, Kabupaten Bekasi Bakal Lengkap Akhir Tahun 2024

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Sumedang: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Sumedang: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com