Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/09/2023, 14:00 WIB
Aisyah Sekar Ayu Maharani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat bakal diberi kesempatan untuk mengikuti rangkaian uji coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, uji coba KCJB oleh masyarakat akan dilakukan setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjajal transportasi modern terbaru tanah air tersebut.

"Nanti setelah Presiden ya," ucap Budi Karya saat ditemui usai Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI, Kamis (7/9/2023).

Sementara Jokowi akan melakukan uji coba KCJB setelah kembali dari kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di India pada 9-10 September 2023.

"Presiden mungkin setelah pulang dari India, setelah itu," imbuh Budi Karya.

Sebelumnya, Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (KAI) Didiek Hartantyo menyebutkan, masyarakat bisa mengikuti uji coba KCJB tanpa dipungut biaya.

Baca juga: KCJB Terintegrasi KA Feeder, Perjalanan Jakarta-Kota Bandung 50 Menit

"Gratis," tegas Didiek saat ditemui usai acara MRT Jakarta Innovation Day pada Selasa (5/9/2023).

Kemudian Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dan Perdana Menteri (PM) China Li Qiang juga baru saja mengikuti uji coba KCJB pada Rabu (6/9/2023).

Sedangkan terkait izin operasional KCJB saat ini masih diproses dan akan dikeluarkan dalam satu sampai dua minggu ke depan.

KCJB ditargetkan melaksanakan soft launching pada 1 Oktober 2023 mendatang. Oleh karena itu, serangkaian uji coba kereta cepat terus dilakukan hingga dinyatakan siap beroperasi.

Pengoperasian KCJB akan dilakukan secara bertahap mulai 8 perjalanan kereta pada bulan Oktober 2023.

Lalu, pada bulan November 2023 bertambah menjadi 28 perjalanan kereta, Desember 2023 sebanyak 40 perjalanan kereta, dan Januari 2024 mencapai 68 perjalanan kereta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com