JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian PUPR menyalurkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Jawa Barat untuk meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni menjadi layak huni.
Dari total alokasi tahun 2023 sebanyak 16.824 unit, pada tahap pertama telah terverifikasi sebanyak 8.559 unit rumah tidak layak huni yang akan mendapatkan bantuan.
Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto menyampaikan, bantuan ini diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah untuk menggerakkan dan meningkatkan keswadayaan dalam pemenuhan rumah layak huni dan lingkungannya.
"Kami ingin masyarakat bisa merasakan hasil pembangunan infrastruktur dan perumahan sehingga mereka bisa tinggal di rumah yang layak huni," ujarnya dalam keterangan resmi dikutip dari laman Ditjen Perumahan, Selasa (30/05/2023).
Baca juga: Tahun 2023, Sebanyak 145.000 Rumah Akan Dibedah Melalui BSPS
Dalam pelaksanaan di lapangan, para penerima bantuan nantinya akan didampingi oleh Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) Program BSPS.
"Mereka juga akan dibentuk kelompok sehingga pembangunannya bisa dilaksanakan secara bergotong royong sehingga bisa lebih cepat selesai," terangnya.
Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Jawa II Direktorat Jenderal Perumahan, Ki Agoos Egie Ismail di damping Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Swadaya dan Rumah Umum Komersial Satuan Kerja (Satker) Penyediaan Perumahan Provinsi Jawa Barat, Indro Utomo, pada tahun 2023 di provinsi Jawa Barat setidaknya akan dilaksanakan Program BSPS atau bedah rumah untuk 16.824 unit rumah tidak layak huni milik masyarakat.
Namun sejauh ini pihaknya telah melaksanakan verifikasi untuk calon penerima Program BSPS berdasarkan nama dan alamat sebanyak 8.559 unit
Penyaluran Program BSPS tahap pertama tersebar di sejumlah kabupaten/ kota di antaranya, Kabupaten Cianjur 1.191 unit, Bandung Barat 1.070 unit, Bandung 2.461 unit, Bogor 373 unit, Purwakarta 204 unit, Garut 347 unit, Tasikmalaya 476 unit, Ciamis 80 unit, Kuningan 30 unit, Indramayu 1.072 unit, Cirebon 403 unit, Karawang 40 unit.
Selain itu, Program BSPS juga disalurkan ke sejumlah kota di antaranya, Kota Bogor 434 unit, Cimahi 53 unit, Bandung 6 unit, Tasikmalaya 296 unit, dan Cirebon 23 unit.
Setiap masyarakat yang rumahnya dibedah akan mendapatkan dana BSPS senilai Rp 20 juta, dengan rincian Rp 17,5 juta untuk pembelian bahan bangunan dan Rp 2,5 juta untuk upah tukang.
"Kami berharap dukungan dari pemerintah daerah setempat, masyarakat dan sektor swasta melalui program CSR untuk ikut membantu dan mensukseskan pelaksanaan BSPS di Jawa Barat," tutupnya.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.