JAKARTA, KOMPAS.com - Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur dirancang menjadi smart city.
Demi mewujudkan konsep tersebut, berbagai aspek, terutama dalam hal infrastruktur, terus disiapkan.
Terbaru, Otorita IKN (OIKN) bertolak ke Polandia untuk mempelajari pencahayaan kota menggunakan smart lighting.
Rombongan OIKN yang dipimpin oleh Sekretaris OIKN Achmad Jaka Santos Adiwijaya, Chief Urban Mobility OIKN Resdiansyah, dan Kepala Biro Keuangan, Barang Milik Negara, dan Aset Dalam Penguasaan Muji Budda'wah, mengunjungi perusahaan smart lighting terkemuka di Eropa, LUG, di Zielona Gora, Polandia.
LUG dipilih karena memiliki pengalaman selama 30 tahun dalam menyediakan solusi pencahayaan profesional dan berpotensi untuk bisa berinvestasi di IKN.
Jaka Santos mengatakan, penggunaan teknologi pencahayaan pintar dapat merevolusi tata cara penerangan kota dan menjadikannya lebih hemat energi, lebih aman, dan ramah lingkungan.
Eksplorasi OIKN terhadap teknologi ini dapat menjadikannya contoh positif bagi kota-kota lain di Indonesia dan dunia.
"Upaya mereka sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB, khususnya Tujuan 11-Kota dan Komunitas Berkelanjutan, dan Tujuan 13-Aksi Iklim," kata Jaka Santos dalam keterangan resminya.
Baca juga: 95 Persen Pengelolaan Hunian Pekerja Konstruksi di IKN Libatkan Warga Lokal
Dengan mengurangi konsumsi energi dan emisi karbon melalui pencahayaan pintar, IKN juga akan berkontribusi kepada upaya Indonesia untuk memitigasi dampak perubahan iklim.
Teknologi pencahayaan pintar akan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan terjamin bagi penghuni dan pengunjung.
Menanggapi hal ini, Director of Marketing Product Development, Michael Lupkowski mengungkapkan kegembiraannya saat menjadi tuan rumah delegasi OIKN.
Hal ini terutama untuk kesamaan visi mengembangkan konsep pencahayaan berkelanjutan, serta yang berorientasi kepada sumber daya manusia di IKN.
LUG disebut memiliki spesialisasi dalam pengembangan infrastruktur dan industri luminer, serta pencahayaan dekoratif untuk fasilitas publik, area komersial, dan objek-objek arsitektur.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.