Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Suntik Dana Rp 800 Miliar, Sinarmas Kebut Konstruksi Kebayoran Apartment

Kompas.com - 19/03/2023, 07:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah sempat tertunda selama beberapa waktu, pembangunan Kebayoran Apartment menunjukkan kemajuan progresif.

Bahkan, Tower Ruby yang merupakan tower pertama dari apartemen yang berlokasi di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, ini mulai diserahterimakan kepada konsumen, Sabtu (18/3/2023).

Hal ini menyusul aksi korporasi Sinarmas yang mengakuisisi PT Kebayoran Parama Propertindo sejak Semester Kedua Tahun 2022.

Berikutnya, Sinarmas akan melanjutkan pembangunan tower kedua dari proyek yang menempati area seluas 1,1 hektar ini.

Baca juga: Warga Jakarta Puas Tinggal di Apartemen yang Dibangun Pengembang

Direktur Utama PT Kebayoran Parama Propertindo Burham menuturkan, Sinarmas berkomitmen penuh untuk Kebayoran Apartment dengan nilai investasi lebih dari Rp 800 miliar.

Rinciannya, Rp 300 miliar untuk menyelesaikan pembangunan Tower Ruby dan Rp 500 miliar untuk melanjutkan pembangunan tower kedua.

"Kami akan memberikan nilai tambah kepada para pemilik unit Kebayoran Apartment dengan menunjuk Colliers yang berpengalaman selama lebih dari 30 tahun di Indonesia, sebagai building management untuk menjaga kenyamanan, keamanan, dan meningkatkan potensi investasi properti," tutur Burham.

Dia mengungkapkan, Sinarmas sangat optimistis dalam mengakuisisi Kebayoran Apartment karena lokasinya terbilang strategis di Jakarta Selatan.

Direktur Utama PT Kebayoran Parama Propertindo Burham berbincang dengan Consultant Pengembangan Bisnis Kebayoran Apartment Lily Tjahnady, Direktur Finance PT Kebayoran Parama Propertindo Indra Gunawan dan Direktur Marketing PT Kebayoran Parama Propertindo Stephen Martanegara seusai acara Handover Celebration Kebayoran Apartment di Jakarta, Sabtu (18/3/2023). Sinarmas Direktur Utama PT Kebayoran Parama Propertindo Burham berbincang dengan Consultant Pengembangan Bisnis Kebayoran Apartment Lily Tjahnady, Direktur Finance PT Kebayoran Parama Propertindo Indra Gunawan dan Direktur Marketing PT Kebayoran Parama Propertindo Stephen Martanegara seusai acara Handover Celebration Kebayoran Apartment di Jakarta, Sabtu (18/3/2023).
Selain itu, dekat dengan area-area vital yang dapat menunjang kebutuhan hidup penghuninya, seperti pusat-pusat perbelanjaan ternama, Central Business District Jakarta, lembaga pendidikan sampai tingkat perguruan tinggi, rumah sakit bertaraf internasional, dan lain-lain.

Burham mengeklaim Kebayoran Apartment dapat menjawab kebutuhan kalangan urban masa kini yang mengandalkan transportasi publik serta dapat dicapai hanya dengan walking distance.

"Apartemen ini hanya 3 menit dari pintu tol, 8 menit menuju Stasiun Kebayoran, bahkan hanya walking distance menuju halte Transjakarta, dapat menjawab kebutuhan tersebut," imbuhnya.

Dengan aksesibilitas yang memadai ini, dia yakin, Kebayoran Apartment dapat meningkatkan efisiensi biaya transportasi dan para penghuni bisa meluangkan waktu lebih banyak untuk memanjakan diri serta hal lain yang lebih produktif.

Selain sejumlah fasilitas dan house keeeping untuk memenuhi kebutuhan dan gaya hidup para penghuni, Sinarmas juga akan melengkapi apartemen ini dengan Kebayoran Leasing untuk memberikan kemudahan para pemilik  mendapatkan kenyamanan passive income dari investasinya di Kebayoran Apartment.

Sebagai informasi, Tower Ruby mencakup 21 lantai dengan total 333 unit yang sudah terserap 80 persen.

Terdapat tiga tipe yakni Studio dengan luas 24,9 meter persegi, 2 Bedroom A dengan luas 49,5 meter persegi, dan 2 Bedroom Corner dengan luas 52 meter persegi.

Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 700 jutaan sampai dengan Rp 1,6 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ini Kabar Terbaru Proyek Bendungan Pertama di Sulawesi Barat

Ini Kabar Terbaru Proyek Bendungan Pertama di Sulawesi Barat

Berita
Rumah Murah di Sanggau Tak Sampai Rp 200 Juta, Ini Pilihannya (II)

Rumah Murah di Sanggau Tak Sampai Rp 200 Juta, Ini Pilihannya (II)

Perumahan
Rumah Murah di Sanggau Tak Sampai Rp 200 Juta, Ini Pilihannya (I)

Rumah Murah di Sanggau Tak Sampai Rp 200 Juta, Ini Pilihannya (I)

Perumahan
AHY Bakal Serahkan 4 Sertifikat Tanah Milik Nirina Zubir dan Berantas Mafia Tanah

AHY Bakal Serahkan 4 Sertifikat Tanah Milik Nirina Zubir dan Berantas Mafia Tanah

Berita
[POPULER PROPERTI] Perbedaan Apartemen dengan Kondominium, PP Bakal Rampungkan 4 Proyek Ini, dan Ragam Metode Konstruksi Jalan Tol di Tanah Lunak

[POPULER PROPERTI] Perbedaan Apartemen dengan Kondominium, PP Bakal Rampungkan 4 Proyek Ini, dan Ragam Metode Konstruksi Jalan Tol di Tanah Lunak

Berita
Diskon PPN Berlanjut, Purinusa Kebut Pembangunan Aryana Karawaci

Diskon PPN Berlanjut, Purinusa Kebut Pembangunan Aryana Karawaci

Perumahan
Temui Wapres, AHY Dapat Pesan Soal Ini

Temui Wapres, AHY Dapat Pesan Soal Ini

Berita
Apa Bedanya Apartemen dengan Kondominium? Ini Jawabannya

Apa Bedanya Apartemen dengan Kondominium? Ini Jawabannya

Apartemen
Geliat Pengembang Menyambut Berkah dari Insentif PPN DTP Rumah

Geliat Pengembang Menyambut Berkah dari Insentif PPN DTP Rumah

Berita
Ini Ragam Metode Konstruksi Jalan Tol di Area Tanah Lunak

Ini Ragam Metode Konstruksi Jalan Tol di Area Tanah Lunak

Konstruksi
Conwood Hadirkan 'Sila', Seni Instalasi Dua Arti di Pameran ARCH:ID

Conwood Hadirkan "Sila", Seni Instalasi Dua Arti di Pameran ARCH:ID

Arsitektur
Beli Rumah Dapat Insentif PPN, Cek di Sini Ketentuan dan Syaratnya

Beli Rumah Dapat Insentif PPN, Cek di Sini Ketentuan dan Syaratnya

Berita
Kuartal II Tahun 2024, Harvest City Siap Rilis Kawasan Komersial Baru

Kuartal II Tahun 2024, Harvest City Siap Rilis Kawasan Komersial Baru

Kawasan Terpadu
Usai Bendungan Lolak, PP Bakal Rampungkan 4 Proyek Serupa Tahun Ini

Usai Bendungan Lolak, PP Bakal Rampungkan 4 Proyek Serupa Tahun Ini

Berita
Pemerintah Wajib Dukung Ekspor Industri Furnitur dan Kerajinan

Pemerintah Wajib Dukung Ekspor Industri Furnitur dan Kerajinan

Berita
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com