Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER PROPERTI] Pemprov DKI Minta Lahan Kemenhub buat Revitalisasi Stasiun Tanah Abang

Kompas.com - 09/02/2023, 15:00 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana merevitalisasi Stasiun Tanah Abang di Jakarta Pusat.

Bahkan, Pemprov DKI pun meminta lahan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk dibangun stasiun sentral atau pengganti Stasiun Tanah Abang.

Rencana itu menjadi salah satu pembahasan rapat koordinasi antara Pemprov DKI Jakarta dengan Kemenhub, Selasa (7/2/2023).

Menhub Budi Karya Sumadi menyetujui pengembangan Stasiun Tanah Abang lebih baik dengan fasilitas yang lebih lengkap. Karena, bisa menjadi ikon baru yang menarik perhatian masyarakat.

Ini menjadi artikel terpopuler dalam kanal Properti Kompas.com, Kamis (9/2/2023).

Lantas, berapa luas lahan yang dipinjam Pemprov DKI untuk membangun pengganti Stasiun Tanah Abang?

Anda bisa mengakses jawabannya di sini Stasiun Tanah Abang Akan Direvitalisasi, Pemprov DKI Pakai Lahan Kemenhub

PT Waskita Toll Road (WTR) melalui anak usahanya, PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) akan segera mengoperasikan Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) Seksi 2A dan 2A Ujung (Jakasampurna-Marga Jaya).

Pengoperasian ini dilakukan seiring terbitnya Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tentang Penetapan Pengoperasian Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu Seksi 2A dan 2A Ujung Ruas Jakasampurna-Marga Jaya.

Kehadiran jalan tol tersebut nantinya dapat memangkas waktu perjalanan dari Jakarta Timur ke Bekasi yang semula 60 menit, menjadi 30 menit.

"Sekarang dapat ditempuh dalam 20-30 menit saja, sehingga hemat waktu hingga 30 menit," ujar Direktur Utama KKDM Aris Mujiono dalam rilis, Rabu (8/2/2023).

Lalu, apa saja persiapan yang dilakukan oleh KKDM seiring dengan dioperasikannya ruas tersebut?

Baca informasinya di sini Ruas Tol Becakayu Siap Dioperasikan, Bekasi-Jakarta Hemat 30 Menit

Pemerintah tengah mempercepat pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim).

Untuk mendukung keberlangsungan ibu kota baru tersebut, terdapat sejumlah pengembangan rumah subsidi di Penajam Paser Utara.

Berdasarkan data dari Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (Sikumbang), harga rumah murah di IKN masih Rp 160 jutaan.

Rekomendari rumah subsidi dekat IKN tersebut bisa Anda akses di sini Harga Rumah Murah Dekat IKN Masih Rp 160 Jutaan, Ini Pilihannya (I)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com