JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono telah meresmikan Bendungan Kuwil Kawangkoan di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (19/1/2023).
Jokowi mengungkapkan, Bendungan Kuwil Kawangkoan dibangun sejak tahun 2016 dengan anggaran Rp 1,9 triliun.
"Memiliki kapasitas tampung 26 juta meter kubik dan luas genangan 157 hektar, difungsikan untuk mengurangi banjir di Kota Manado dan pembangkit listrik tenaga mikro hidro sebesar 2x0,70 megawatt (MW)," ujarnya dalam keterangan resmi dikutip dari laman Kementerian PUPR.
Artikel ini menjadi terpopuler dalam kanal Properti Kompas.com, Jumat (20/1/2022).
Manfaat lainnya dari Bendungan Kuwil Kawangkoan bisa Anda dapatkan di sini Diresmikan Jokowi, Ini Kemampuan Bendungan Kuwil Kawangkoan di Sulut
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono didampingi Wakil Wali Kota Bitung Hengky Honandar meresmikan Jembatan Gantung Manembonembo-Girian Bawah di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (18/1/2023).
Basuki mengatakan, pembangunan jembatan gantung ini merupakan salah satu infrastruktur kerakyatan yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
"Alhamdulillah, sudah dapat diselesaikan dalam waktu lima bulan jembatan gantung ini dengan menggunakan produksi dalam negeri (TKDN) dan melibatkan kontraktor lokal," kata dia dilansir dari laman Kementerian PUPR.
Kementerian PUPR memastikan pembebasan lahan untuk Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) tetap berjalan meskipun proyeknya dilelang ulang.
Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian menyampaikan, target konstruksi Tol Getaci mundur dari rencana awal. Namun, pengadaan lahannya tetap berjalan.
Lalu, mengapa Tol Getaci dilelang ulang?
Jawabannya ada di artikel ini Meski Tol Getaci Dilelang Ulang, Pembebasan Lahannya Tetap Berjalan
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.