Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jasa Marga Buka Pintu untuk Swasta Akuisisi Saham Jalan Tol

Kompas.com - 22/12/2022, 09:01 WIB
Aisyah Sekar Ayu Maharani,
Muhdany Yusuf Laksono

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk membuka peluang kepada pihak swasta untuk berinvestasi atau mengakuisisi saham jalan tol miliknya.

Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur mengatakan, seluruh ruas jalan tol Jasa Marga, khususnya untuk yang sudah beroperasi, siap untuk didivestasikan.

"Yang paling siap ya ini (Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ)), semua ruas Jasa Marga sih ya, tinggal nanti besarannya kita sesuaikan dengan kebutuhan juga," ucap Subakti Syukur dalam Seremoni Pembelian 40 Persen Kepemilikan Saham PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek, Rabu (21/12/2022).

Dirinya sempat menyebutkan ruas-ruas apa saja yang berpotensi ditawarkan kepada swasta, meliputi Tol Yogyakarta-Solo, Tol Yogyakarta-Bawen, Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi).

Juga termasuk Tol Akses Pelabuhan Patimban, hingga Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci).

Baca juga: Tahun 2023, Pemerintah Bidik Investasi Jalan Tol Senilai Rp 40 Triliun

Adapun kepastian akuisisi saham jalan tol Jasa Marga tersebut masih terus bergerak dan bersifat fleksibel.

"Jadi terkadang pengeluaran uangnya kita selesaikan juga, jadi jadwalnya pastinya bergerak terus," imbuh Subakti Syukur.

Terbaru, PT Jasa Marga secara resmi telah menjual 40 persen kepemilikan saham PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) kepada anak usaha PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) di sektor jalan tol, PT Margautama Nusantara (MUN).

MUN berhasil mencetak rekor transaksi akuisisi saham tol terbesar sepanjang sejarah, dengan nilai Rp 4,38 triliun.

Asset recycling di sektor jalan tol ini, sangat membantu memberdayakan segala sumber, termasuk sumber daya finansial untuk dapat membangun lebih panjang lagi jalan tol di kawasan lainnya.

Baca juga: Cerita META Meminang Jasa Marga dengan Mahar Rp 4,38 Triliun untuk Gadis Cantik Jalan Layang MBZ

Di sisi lain, Direktur Utama META Ramdani Basri menuturkan dengan peresmian ini, seluruh proses transaksi pembelian Jalan Layang MBZ sepenuhnya telah selesai dengan menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang berlaku.

Perusahaan mendapatkan dukungan dan kepercayaan penuh dari para pemangku kepentingan, sehingga seluruh proses dapat berjalan lancar sesuai target.

"Aksi korporasi ini juga merupakan bentuk konkret kerjasama dan sinergitas yang baik antara pemerintah dan swasta sesuai dengan semangat Indonesia Incorporated yang dicita-citakan sejak dahulu, sehingga dengan wujud nyata ini, pihak swasta dapat lebih diikutsertakan dalam berbagai proyek strategis di sektor infrastruktur yang berkelanjutan," tutur Ramdani.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com