Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Kompas.com - 16/12/2022, 20:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, proyek perumahan boleh dilanjutkan meski berdiri di atas Lahan Sawah Dilindungi (LSD).

Tentunya, pengembang harus memenuhi ketentuan tertentu agar pembangunan perumahan di atas LSD tetap diizinkan.

Hal itu disampaikan Airlangga dalam surat Nomor IPW.5.1/309/M.EKON/12/2022, pada Sabtu (10/12/2022) lalu.

Surat tersebut merupakan respons terhadap surat DPP REI Nomor: 156/B/REI/KUSJ/X/2022 perihal Permohonan Kebijakan atas Persoalan Layanan Publik di Sektor Perumahan.

Airlangga menjelaskan, ketentuan LSD yang termuat dalam Keputusan Menteri (Kepmen) ATR/BPN No. 1589/SK-HK.02.01/XII/2021 saat ini sedang dalam proses revisi.

Untuk itu, telah diterbitkan Petunjuk Teknis No.5/Juknis HK.02/VI/2022 tentang Penyelesaian Ketidaksesuaian LSD dengan RTR, KKPR, Izin, Konsesi, dan/atau Hak Atas Tanah.

"Sehingga semua proyek yang sudah sesuai dengan Rencana Tata Ruang (RTR), baik RTRW ataupun RDTR, dan telah memiliki izin, masih dapat dilanjutkan proses pembangunan," jelas Menko Perekonomian.

Baca juga: Meski Kuasai LSD, Pengembang Tak Bisa Bangun Perumahan dan Industri

Sebelumnya, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Raja Juli Antoni mengatakan, izin pembangunan perumahan di atas LSD tetap bisa berlaku.

Asalkan, izin pembangunan tersebut telah terbit sebelum Kepmen ATR/Kepala BPN Nomor 1589/Sk-Hk 02.01/XII/2021 mengenai LSD diterbitkan.

Artinya, pengembang yang sudah memiliki izin membangun perumahan sebelum aturan baru terbit tetap bisa meneruskan proyek pada lahan yang menjadi LSD.

"Pokoknya yang sudah memiliki hak, sudah memiliki izin, bagian dari PSN, ada istilah ruang terkurung, ada 5 kategori itu akan menjadi relaksasi," tukas Raja Juli dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DPP REI, Selasa (13/12/2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gaet Perusahaan Malaysia dan Jepang, Mustika Land Rilis Rumah Rp 500 Juta

Gaet Perusahaan Malaysia dan Jepang, Mustika Land Rilis Rumah Rp 500 Juta

Berita
Termasuk LRT Jabodetabek dan KCJB, Ini Daftar Transportasi Massal yang Terintegrasi di Stasiun Halim

Termasuk LRT Jabodetabek dan KCJB, Ini Daftar Transportasi Massal yang Terintegrasi di Stasiun Halim

Berita
Catat Penjualan Ratusan Rumah dalam Sebulan, Central Group Dipandang Paling Inovatif

Catat Penjualan Ratusan Rumah dalam Sebulan, Central Group Dipandang Paling Inovatif

Perumahan
Tiket KA Lebaran Sudah Laku 1 Juta, Ini Tanggal Favorit Pemudik

Tiket KA Lebaran Sudah Laku 1 Juta, Ini Tanggal Favorit Pemudik

Berita
Pekan Depan, 17.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Kereta

Pekan Depan, 17.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Kereta

Berita
Begini Trik Agar Dekorasi Rumah Serba Putih Saat Ramadhan tak Membosankan

Begini Trik Agar Dekorasi Rumah Serba Putih Saat Ramadhan tak Membosankan

Tips
Trio Indonesia-Malaysia-Jepang Bangun Rumah Murah di Bekasi

Trio Indonesia-Malaysia-Jepang Bangun Rumah Murah di Bekasi

Perumahan
Tak Hanya Tempat Rehat, Rest Area Kopeng Ini Bisa Jadi Destinasi

Tak Hanya Tempat Rehat, Rest Area Kopeng Ini Bisa Jadi Destinasi

Berita
Pengguna MRT Jakarta Boleh Minum di Area Berbayar Stasiun

Pengguna MRT Jakarta Boleh Minum di Area Berbayar Stasiun

Berita
Ikut Flash Sale KAI, Naik Kereta Eksekutif Cuma Bayar Rp 100.000

Ikut Flash Sale KAI, Naik Kereta Eksekutif Cuma Bayar Rp 100.000

Berita
Pemerintah Diminta Perbanyak Toilet Wanita ketimbang Pria, Kenapa?

Pemerintah Diminta Perbanyak Toilet Wanita ketimbang Pria, Kenapa?

Berita
'Hunting' Rumah Murah di Wajo? Cek di Sini, Harga Rp 150 Jutaan (II)

"Hunting" Rumah Murah di Wajo? Cek di Sini, Harga Rp 150 Jutaan (II)

Perumahan
Bakal Dilintasi 9,2 Juta Orang, Tol Trans-Jawa Masih Jadi Favorit Pemudik

Bakal Dilintasi 9,2 Juta Orang, Tol Trans-Jawa Masih Jadi Favorit Pemudik

Berita
'Hunting' Rumah Murah di Wajo? Cek di Sini, Harga Rp 150 Jutaan (I)

"Hunting" Rumah Murah di Wajo? Cek di Sini, Harga Rp 150 Jutaan (I)

Perumahan
[POPULER PROPERTI] Alasan HK Pisahkan Operasi 2 Ruas Tol Trans-Sumatera Ini

[POPULER PROPERTI] Alasan HK Pisahkan Operasi 2 Ruas Tol Trans-Sumatera Ini

Berita
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+