Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Konstruksi Bentang Jembatan Kaca Bromo Beres, Sisa Infrastruktur Pendukung

Kompas.com - 15/12/2022, 12:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan jembatan kaca di kawasan wisata Bromo-Tengger-Semeru (BTS), Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, telah selesai.

Sebagaimana dilansir dari laman resmi Pemkab Probolinggo, pembangunan bentang jembatan kaca memang sudah selesai.

Namun untuk infrastruktur penunjangnya belum selesai, seperti tangga, penerangan, toilet, lahan parkir, serta pos 1 dan 2.

"Untuk jembatan kaca sudah 100 persen. Jembatan kaca rencananya diresmikan pada penghujung tahun 2022," kata Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo H.A. Timbul Prihanjoko saat meninjau lokasi pada Rabu (07/12/2022) lalu.

Dia pun berharap jembatan kaca tersebut nantinya bisa langsung diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Dengan diresmikannya jembatan kaca secepat mungkin, maka warga akan bisa merayakan libur Natal dan Tahun Baru di Bromo dengan obyek wisata paling baru tersebut," imbuhnya.

Baca juga: Jembatan Kaca Seruni Point Kuat Tampung 100 Orang

Untuk diketahui, jembatan kaca Bromo membentang di kawasan Bukit Seruni Point dengan panjang 120 meter, lebar 1,8 meter, dan 3 meter dengan kedalaman (jurang) sekitar 80 meter.

Sistem struktur lantai atau deck jembatan gantung berupa kaca pengaman berlapis (laminated glass) yang terdiri dari dua lembar kaca atau lebih.

Direkatkan satu sama lain dengan menggunakan satu atau lebih lapisan laminasi (interlayer) dengan total ketebalan 25,55 mm.

Lantai kaca ini sudah diuji dan mampu menahan beban mencapai 9 ton. Konstruksi jembatan kaca terpanjang di Indonesia ini mampu menampung 100 orang secara bersamaan.

Struktur jembatan juga dilengkapi double protection steel. Berupa baja galvanis yang dilapisi cat epoxy agar lebih tahan terhadap karat.

Baca juga: Bila Jembatan Kaca Bromo-Tengger-Semeru Rampung, 3 Atraksi Siap Dinikmati

Dengan melintang dari barat ke timur, pengunjung jembatan kaca dapat melihat eksotika panorama sekitarnya.

Bisa melihat tiga gunung api aktif sekaligus, yakni Gunung Semeru, Bromo, dan Batok di sisi selatan.

Lalu pada sisi utara, pengunjung dapat melihat perbukitan, jurang, dan lahan pertanian warga Suku Tengger.

Adapun sarana prasarana yang melengkapi berupa bangunan serba guna. Seperti amphitheater, drop zone, pavement area, shuttle zone, terminal, dan gapura penanda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+