Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Antisipasi Keadaan Darurat, KAI Siapkan Material di Sepanjang Jalur KA

Kompas.com - 10/12/2022, 06:00 WIB
Aisyah Sekar Ayu Maharani,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan alat dan material di sepanjang jalur kereta api (KA).

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo dalam tinjauan langsung ke berbagai wilayah di Pulau Jawa mengatakan hal ini bertujuan jika dalam keadaan darurat, maka perbaikan bisa segera dilakukan.

Terlebih saat ini sudah memasuki musim hujan di mana risiko banjir, longsor, dan amblesan lebih besar terjadi.

Berdasarkan survei, terdapat 646 titik rawan di berbagai jalur KA yang rencananya akan dijaga oleh 45 petugas pemeriksa jalur ekstra dan 62 petugas daerah rawan.

Adapun sejumlah antisipasi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh aspek KA siap untuk melayani penumpang angkutan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

Baca juga: Ada 646 Titik Rawan di Jalur Kereta Pulau Jawa, Begini Solusi KAI

"Pada waktu tersebut terjadi peningkatan jumlah pelanggan KA yang signifikan sehingga perlu dilakukan persiapan ekstra di seluruh aspek layanan KAI," ujar Didiek, seperti dikutip dari laman resmi KAI, Jumat (9/12/2022).

Inspeksi meliputi kesiapan sarana dan prasarana, seperti lokomotif, kereta, fasilitas stasiun, dan jalur KA yang harus dalam kondisi andal serta siap operasi.

KAI juga memastikan kesiapan petugas operasional dan pelayanan bekerja sesuai prosedur, mengutamakan keselamatan, serta tetap harus menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

Selain itu, Didiek turut mengimbau lingkungan stasiun agar dijaga tetap bersih, hijau dan rapi sehingga bisa menjadi landmark di daerah tersebut.

Sebagin informasi, perjalanan inspeksi dilakukan selama 3 hari dan terbagi menjadi 2 perjalanan, yakni lintas utara dan selatan Pulau Jawa.

Baca juga: KAI Siapkan 2,1 Juta Tiket Kereta buat Natal dan Tahun Baru, Segini yang Masih Tersedia

Inspeksi lintas utara Jawa dimulai dari Stasiun Gambir menuju Cirebon, Tegal, Semarang Tawang, Surabaya Pasar Turi, Surabaya Gubeng, Probolinggo, Jember, hingga Ketapang.

Sedangkan untuk jalur selatan, perjalanan dimulai dari Stasiun Gambir, Padalarang, Bandung, Purwokerto, Kutoarjo, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Blitar, Malang, dan berakhir di Surabaya Gubeng.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com