Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/12/2022, 05:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Agung Podomoro Land Tbk atau APLN mencetak laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 2,3 triliun. Sementara laba kotor sebesar Rp 4,4 triliun. 

Laba ini diperoleh dari penjualan dan pendapatan usaha yang dibukukan perusahaan sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2022 sebesar Rp 7,39 triliun.

Adapun marketing sales per hingga September 2022 tercatat naik menjadi Rp 1,58 triliun dibanding periode Pandemi 2021 sebesar Rp 1,33 triliun.

Penjualan ini ditopang sejumlah proyek dengan kontributor terbesar Podomoro Park Bandung senilai Rp 452,1 miliar, Podomoro City Deli Medan Rp 284,4 miliar, dan Bukit Podomoro Jakarta Rp 233,3 miliar.

Kemudian Pakubuwono Spring sebesar Rp 160,3 miliar, Podomoro Golf View Rp 111,8 miliar, Kota Podomoro Tenjo sebesar Rp 90,8 miliar dan proyek-proyek lainnya menyumbang Rp 248,5 miliar.

Baca juga: Agung Podomoro Jual Central Park Mall Rp 4,5 Triliun untuk Bayar Utang

Sedangkan pendapatan berulang dikontribusi oleh pusat perbelanjaan Emporium Pluit dengan tingkat okupansi 93 persen, Neo Soho 83 persen, Deli Park Medan 82 persen, Festival Citilink sebesar 81 persen, Kuningan City sebesar 67 persen dan Baywalk 64 persen.

Pendapatan berulang juga disumbang oleh sektor perhotelan seperti Pullman Vimala dengan tingkat okupansi sebesar 76 persen, Pullman dan Ibis Style Grand Central Bandung masing-masing 67 persen dan 72 persen.

Selanjutnya, Indigo Hotel sebesar 58 persen, Amaris Thamrin City 61 persen, 101 Urban Kelapa Gading 44 persen,  Harris dan POP! Festival Citilink Bandung sebesar masing-masing 57 persen dan 53 persem.

Baca juga: Bukit Podomoro Business Park Dituding Tak Miliki Kelengkapan Dokumen Tanah, Ini Tawaran Pemilik Lahan

"Hingga saat ini, APLN memiliki cadangan lahan sekitar 518 hektar. Seluas 370 hektar di antaranya dalam pengembangan dan sisanya untuk pengembangan mendatang," ujar Corporate Secretary APLN Justini Omas dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Senin (5/12/2022).

Untuk lahan dalam pengembangan terbesar adalah Podomoro Park Bandung seluas 115 hektar. Diikuti Podomoro Golf View di Cimanggis Bogor seluas 58 hektar dan proyek-proyek lainnya.

Untuk pengembangan mendatang, Perusahaan memiliki lahan di Karawang seluas 91 hektar, Jakarta seluas 20 hektar, Bandung s12 hektar, Bali 7,6 hektar, dan Makassar seluas 15 hektar.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+