Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/12/2022, 17:00 WIB
Penulis Thefanny
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) adalah salah satu bentuk energi terbarukan yang mengandalkan sinar matahari.

Banyak orang salah kaprah mengenai hal ini dan mengira PLTS mengandalkan energi panas dari matahari untuk menghasilkan listrik. Padahal, energi yang digunakan untuk diubah menjadi listrik adalah sinar dari matahari.

“Jadi solar panel hanya menyerap sinar matahari, bukan panas matahari. Kalau terlalu panas, itu malah produktivitasnya (solar panel) akan menurun,” jelas Kepala Sales Perusahaan PLTS Sun Energy Oky Gunawan, dalam jumpa pers, Senin (28/11/2022).

Oky menjelaskan, paparan sinar matahari yang paling efektif untuk menggunakan PLTS di Indonesia tidak mengikuti garis khatulistiwa yang membentang dari timur hingga barat, melainkan dari secara diagonal dari Aceh hingga Nusa Tenggara.

Baca juga: Kini Ada PLTS Terapung di Waduk Muara Nusa Dua Bali, Ini Penampakannya

“Kalau di Jawa (sinar matahari) paling bagus di daerah Jawa Timur, yakni Surabaya, Mojokerto, dan Sidoarjo. Banten yang dekat Jakarta malah enggak begitu bagus, padahal dekat Jakarta yang panas,” tambah Oky.

Berdasarkan jenis jaringannya, PLTS mencakup beberapa tipe. Ada tipe PLTS on grid yang masih terhubung dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN, ada pula off grid dan menyimpan cadangan listriknya di baterai, serta tipe PLTS yang on grid dan disertai dengan baterai.

Adanya baterai memungkinkan pengguna PLTS untuk menyimpan listrik yang dapat digunakan pada waktu mendatang seperti malam hari atau lainnya.

Oky menuturkan, PLTS tanpa baterai biasanya bersifat on grid dan hanya dapat digunakan pada siang hari. Ketika malam tiba, pengguna perlu kembali mengandalkan listrik dari PLN karena sudah tidak ada sinar matahari.

Biasanya, PLTS untuk sektor residensial akan menggunakan tipe pemasangan atap on grid yang masih terhubung dengan PLN.

Namun, pada awal 2022, beredar informasi mengenai pembatasan pemasangan daya PLTS sebesar 15 persen dari daya yang terpasang dengan PLN.

Baca juga: Berapa Biaya Pemasangan PLTS Atap di Rumah? Simak Penghitungannya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+