Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/12/2022, 15:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Masih terdapat 11 persil lahan di dua Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang belum dibebaskan.

Project Manager (PM) KSPN Danau Toba Prajapati Utomo menuturkan, pembebasan lahan tersebut merupakan tugas dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samsosir.

Akan tetapi, Pemkab Samosir berjanji bahwa pembebasan lahan tersebut selesai awal tahun 2023.

"Mereka (Pemkab Samosir) sih berjanji, awal tahun sudah bisa dibebaskan semua lahannya. Jadi, tidak terkendala dengan pekerjaan dengan dua kawasan itu," ucap Prajapati kepada Tim Merapah Trans-Sumatera Kompas.com, Jumat (25/11/2022).

Pengerjaan sarana wisata yang dilakukan  PT Hutama Karya (Persero) di KSPN Danau Toba mencakup Penataan Kawasan Waterfront City Pangururan dan Kawasan Tele KSPN Danau Toba.

Ini meliputi penataan Patung Boraspati Tano & Boru Saniangnaga, Patung Pustaha & Syair Tao Toba, Display Batuan Geologi Toba, Atraksi Seni Air Mancur ”Aek Menari”, Panggung Apung Aek Natio.

Baca juga: Ada 1.482 Indikasi Pelanggatan Tata Ruang, Perlu Kolaborasi Selamatkan Danau Toba

Kemudian, Instalasi Seni Musik Aek Margondang, Taman Rohani dan Instalasi Dry Fountain Plaza Rohani, Instalasi Display Galeri Samosir, Instalasi Seni Tradisi Solu Bolon, Instalasi Seni Ukir Totem Batak.

Lalu, Storytelling Signages Pangururan Waterfront, Video Motion Graphics “The Magnificent Toba” untuk Galeri Samosir, Video for Waterscreen Projection, Instalasi Seni Tarombo Batak dan Storytelling Signages Kawasan Tele.

Dalam mengerjaan penataan karya seni ini, Hutama Karya bekerja sama dengan para seniman bertaraf internasional, ahli budaya Batak, dan tenaga supervisi.

Ini dilakukan untuk menjamin keakuratan penempatan dan kualitas hasil pemasangan agar baik dan sempurna.

Untuk mengerjakan kawasan ini juga, perseroan menggunakan teknologi Building Information Modelling (BIM).

Sebelumnya, Direktur Operasi II Hutama Karya Gunadi menjelaskan, teknologi tersebut dipakai untuk merancang desain yang optimal.

“Kami berharap, dengan digarap dan dirampungkannya proyek penataan KSPN Toba nantinya akan meningkatkan target perolehan devisa Indonesia, serta menjadi destinasi pariwisata yang menarik minat wisatawan,” ucap Gunadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+