Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Digarap Hutama Karya, Intip Progres Waterfront City KSPN Danau Toba

Kompas.com - 02/12/2022, 14:30 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki Kuartal IV tahun 2022, PT Hutama Karya (Persero) dipercaya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun proyek baru di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba di Sumatera Utara (Sumut).

Pengerjaan sarana wisata yang dilakukan perseroan di antaranya Penataan Kawasan Waterfront City Pangururan dan Kawasan Tele KSPN Danau Toba.

Project Manager (PM) KSPN Danau Toba Prajapati Utomo mengungkapkan, sejauh ini progres secara keseluruhan pembangunan dua kawasan tersebut telah tembus 1,24 persen.

"Karena kita memang baru mulai akhir September project ini. Sehingga, untuk pekerjaan awal kita masih area persiapan," jelas Prajapati kepada Tim Merapah Kompas.com di Medan, Jumat (25/11/2022).

Prajapati memastikan, pembangunnanya dilaksanakan pada akhir November lalu, baik Penataan Kawasan Waterfront City Pangururan maupun Kawasan Tele KSPN Danau Toba.

Sejauh ini, hal yang sudah dilakukan berupa perapihan lahan serta pembongkaran bangunan eksisting.

Baca juga: Percepat Proyek KSPN Danau Toba, Hutama Karya Gunakan Teknologi BIM

Adapun pembangunannya meliputi penataan Patung Boraspati Tano & Boru Saniangnaga, Patung Pustaha & Syair Tao Toba, Display Batuan Geologi Toba, Atraksi Seni Air Mancur ”Aek Menari”, Panggung Apung Aek Natio.

Kemudian, Instalasi Seni Musik Aek Margondang, Taman Rohani dan Instalasi Dry Fountain Plaza Rohani, Instalasi Display Galeri Samosir, Instalasi Seni Tradisi Solu Bolon, Instalasi Seni Ukir Totem Batak.

Lalu, Storytelling Signages Pangururan Waterfront, Video Motion Graphics “The Magnificent Toba” untuk Galeri Samosir, Video for Waterscreen Projection, Instalasi Seni Tarombo Batak dan Storytelling Signages Kawasan Tele.

Dalam mengerjaan penataan karya seni ini, Hutama Karya bekerja sama dengan para seniman bertaraf internasional, ahli budaya Batak, dan tenaga supervisi untuk menjamin keakuratan penempatan dan kualitas hasil pemasangan agar baik dan sempurna.

Proyek KSPN Toba ini senilai Rp 161 miliar ini memiliki luas lahan penataan kurang lebih 6,4 hektar, serta luas lahan penataan Kawasan Panorama Tele kurang lebih 0,97 hektar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com