Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/12/2022, 09:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perintis Triniti Properti Tbk mencatatkan pendapatan Rp 129,92 miliar pada kuartal III-2022. Perolehan ini melesat 60 kali lipat dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 2,36 miliar.

Collins Boulevard menjadi penopang utama setelah dimulainya proses serah terima secara parsial sejak Agustus 2022.

Untuk diketahui, dalam dua tahun terakhir ini, Perseroan tak bisa mencatatkan pendapatan yang telah diterima sebelum serah terima unit dilakukan sebagai dampak dari aturan PSAK 72.

Perseroan baru bisa mencatatkan pendapatan lagi mulai Kuartal III-2022, dan diproyeksikan terus bergerak naik hingga akhir 2022.

Baca juga: Triniti Land Kembangkan Resor Olahraga Bela Diri di Tanamori

Presiden Direktur dan CEO PT Perintis Triniti Properti Tbk Ishak Chandra mengatakan, proses serah terima bisa dijalankan dalam jangka waktu 12 bulan ke depan.

"Ada sekitar Rp 1,4 triliun penjualan yang belum bisa diserahterimakan karena belum dilakukan berita acara serah terima (BAST) unit," ungkap Ishak dalam rilis, Kamis (1/12/2022).

Sementara itu, sampai dengan November 2022, Perseroan juga mencatatkan marketing revenue sebesar Rp 800 miliar, atau meroket sekitar 250 persen dari penjualan setahun penuh sepanjang 2021.

Ishak meyakini, Perseroan dapat membukukan penjualan dan laba mulai periode ini terlebih dengan dukungan berbagai proyek yang sedang dibangun dan dipasarkan.

Di antaranya Collins Boulevard, Marc’s Boulevard Batam , Sequioa Hill Sentul, Tanamori Labuan Bajo dan Holdwell Business Park.

Ada pun tiga proyek baru yang menjadi proyek andalan Perseroan untuk memperoleh marketing revenue adalah Sequoia Hills di Sentul, dan Holdwell Business Park di Lampung.

Holdwell Business Park dikembangkan seluas 13,5 hektar dan dirancang sebagai modern business park hujaui hijau pertama di Lampung, yang menghubungkan antara Pulau Jawa dan Sumatera.

Selain itu, Perseroan juga terus melakukan pengembangan untuk proyek TanaMori seluas 246 hektar yang berlokasi di Labuan Bajo untuk menjadi kawasan pariwisata yang mengedepankan prinsip-prinsip keberlanjutan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+