Kompas.com - 24/11/2022, 06:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menegaskan bakal mencopot petugas balai di bawah kementeriannya yang enggan menggunakan produk dalam negeri.

"Jadi saya kira ini bentuk perintah, sekalian sosialisasi kepada kalian," tambah Basuki dalam sambutannya pada Infrastructure Connect 2022 di Jakarta, Rabu (23/11/2022).

Baca juga: TKDN Kementerian PUPR Tahun 2022 Ditargetkan Capai Rp 80,48 Triliun

Karena itu, dia pun mendorong pengggunaan produk dalam negeri dalam pembangunan infrastruktur. Terutama untuk keperluan pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN), kalimantan Timur.

Aspal Buton adalah salah satu contoh produk dalam negeri yang penggunaannya sangat masif, seiring dengan pembangunan infrastruktur yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

"Pertama yang harus digunakan Aspal Buton. Ini juga perintah Presiden Jokowi untuk memanfaatkan semaksimal mungkin," jelas Basuki.

Penggunaan produk dalam negeri ini sebagai bagian dari program pembangunan infrastruktur mandiri sekaligus melaksanakan perintah Presiden Jokowi untuk tidak impor.

Hingga saat ini, sekitar 80-90 persen proyek Kementerian PUPR telah menggunakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang tinggi.

Selain itu, Basuki mengajak para pelaku industri dari luar negeri yang menjual barang impor ke Indonesia untuk membuka pabrik.

Baca juga: Harga Aspal dan BBM Naik, Bina Marga Kehilangan Banyak Kontraktor

"Saya ingin merelaksasi sedikit larangan impor, mungkin juga ada barang-barang yang belum bisa diproduksi secara mandiri. Tapi saya ingin mengajak yang dari impor untuk bikin pabrik itu di Indonesia," tutup Basuki.

Dari sisi konstruksi, langkah ini dinilai bisa menunjukkan bahwa pelaku konstruksi juga mempunyai nilai-nilai juang dalam pembangunan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.