Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Progres Reforma Agraria, Mulai PTSL hingga Redistribusi Tanah Telantar

Kompas.com - 22/11/2022, 16:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto melaporkan realisasi program reforma agraria yang memiliki target 9 juta hektar.

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Kerja (Raker) antara Kementerian ATR/BPN dengan Komisi II DPR RI, pada Senin (21/11/2022).

Dia menjelaskan, pelaksanaan reforma agraria sebanyak 9 juta hektar terbagi dua, yakni legalisasi aset sebanyak 4,5 juta dan redistribusi tanah 4,5 juta.

Pelaksanaan legalisasi aset pun terdiri dari tanah transmigrasi dan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Sementara untuk redistribusi tanah terdiri dari tanah eks Hak Guna Usaha (HGU), tanah telantar, dan tanah negara lainnya; serta pelepasan kawasan hutan.

Baca juga: Capaian Penyertifikatan Tanah Transmigrasi Baru 21 Persen, Begini Strategi BPN

Pertama soal legalisasi aset tanah transmigrasi, Kementerian ATR/BPN menargetkan sertifikasi hak milik tanah transmigrasi sebanyak 0,6 juta hektar. Namun, capaiannya baru seluas 126.945 hektar atau setara 21,15%.

"Untuk pendaftaran tanah PTSL, penyertifikatan tanah masyarakat target 3,9 juta hektar. Capaiannya sudah 7,68 juta hektar atau 170,69%," tandas Hadi dikutip dari kanal Youtube Komisi II DPR RI.

Kemudian untuk redistribusi tanah eks HGU, tanah terlantar, dan tanah negara lainnya, targetnya ialah 0,4 juta hektar. Capaiannya sebesar 1.186.855 hektar atau 296,71%.

 

Terakhir, redistribusi tanah melalui pelepasan kawasan hutan memiliki target 4,1 juta hektar. Kini yang sudah menjadi Areal Penggunaan Lain (APL) baru mencapai 1.623.163,50 hektar.

Sedangkan capaiannya baru mencapai 333.133 hektar. Jumlah ini setara dengan 8,13%.

"Permasalahannya tanah-tanah APL jauh dari penduduk, tidak ada akses, bahkan kita tidak tahu posisinya di mana," pungkas Menteri ATR/Kepala BPN.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+