Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/11/2022, 16:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menyalurkan Rp 21,137 triliun dana pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk 189.950 unit rumah hingga 16 November 2022.

Capaian tersebut tersebar di 10.304 perumahan yang dibangun 6.632 pengembang dengan 37 bank penyalur di 33 provinsi dan 393 kabupaten atau kota.

Adapun target penyaluran pembiayaan FLPP pada tahun 2022 adalah 226.000 unit rumah. Dengan demikian, sisa target hingga akhir tahun ini adalah 36.050 unit rumah.

Berdasarkan data yang diperoleh Kompas.com, pada Februari tersalurkan untuk 13.345 rumah, Maret 32.420 rumah, April 20.558 rumah, dan Mei 12.435 rumah.

Kemudian Juni 20.798 rumah, Juli 20.798 rumah, Agustus 16.598 rumah, September 16.134 rumah, Oktober 25.770 rumah, hingga 16 November 10.171 rumah.

Baca juga: Tapera Property Expo 2022 Digelar di Dua Kota, Catat Tanggalnya

Komisioner BP Tapera Adi Setianto optimitis sisa target yang ada bisa diselesaikan hingga akhir tahun 2022 ini.

Sementara pada tahun 2023, ditargetkan sebanyak 220.000 rumah bisa mendapatkan pembiayaan FLPP dengan nilai Rp 25,18 triliun.

"Dari Rp 25 triliun itu, ada tukang, ada penjual material, ada pekerjaan notaris, ada appraisal dan lain-lain, jadi multiplier effect-nya itu diharapkan bisa menunjang perekonomian dari sisi perumahan," ungkap Adi dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (21/11/2022).

Sedangkan untuk progres penyaluran pembiayaan Tapera per 16 November 2022 telah terealisasi akad pembiayaan sebanyak 4.256 rumah senilai Rp 636,72 miliar.

Pembiayaan Tapera ini tersalurkan melalui Bank BTN, BRI, BTN Syariah, dan BJB untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Renovasi Rumah (KRR).

Baca juga: Cek di Sini, Angsuran Rumah Rp 600 Juta dengan DP 0 Persen, Terendah Rp 4,5 Juta

Ditargetkan pada tahun 2024, penyaluran pembiayaan dana Tapera bisa mencapai Rp 4,64 triliun sebanyak 54.924 unit rumah.

"Memang demand tidak sebanyak FLPP, tapi kami masih optimistis untuk KRR kita bisa memberikan akses kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berasal dari imigrasi Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan (Bapetarum)," tutup Adi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+