Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 18/11/2022, 18:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Rel trem peninggalan zaman kolonial Belanda ditemukan di area konstruksi MRT Jakarta Fase 2A CP 202.

Direktur Konstruksi MRT Jakara Silvia Halim mengatakan, terdapat beberapa komponen rel trem yang ditemukan.

Yaitu terdiri dari batang rel, lempengan penyambung batang rel, bantalan rel dan batuan ballast.

Baca juga: BERITA FOTO: Penampakan Rel Trem Kuno Peninggalan Belanda di Proyek MRT

Potongan rel trem kuno sepanjang 1,4 kilometer di area proyek MRT Jakarta fase 2A di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2022). Komponen rel trem kuno yang ditemukan terdiri dari batang rel, lempengan penyambung batang rel, bantalan rel, dan batuan ballast.KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Potongan rel trem kuno sepanjang 1,4 kilometer di area proyek MRT Jakarta fase 2A di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2022). Komponen rel trem kuno yang ditemukan terdiri dari batang rel, lempengan penyambung batang rel, bantalan rel, dan batuan ballast.

Sementara terdapat enam titik eskavasi ditemukannya rel trem di area pembangunan CP202 dari total delapan titik ekskavasi yang dilakukan.

Meliputi di area pembangunan Stasiun Harmoni sebanyak dua dari tiga titik, area pembangunan Stasiun Sawah besar dua titik, dan area pembangunan Stasiun Mangga Besar dua dari tiga titik.

Adapun secara umum, rel trem di proyek ini ditemukan di kedalaman 27 sentimeter.

Potongan rel trem kuno sepanjang 1,4 kilometer di area proyek MRT Jakarta fase 2A di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2022). Komponen rel trem kuno yang ditemukan terdiri dari batang rel, lempengan penyambung batang rel, bantalan rel, dan batuan ballast.KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Potongan rel trem kuno sepanjang 1,4 kilometer di area proyek MRT Jakarta fase 2A di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2022). Komponen rel trem kuno yang ditemukan terdiri dari batang rel, lempengan penyambung batang rel, bantalan rel, dan batuan ballast.

Baca juga: Rel Trem Kuno Peninggalan Belanda di Proyek MRT Dibangun pada Abad 18

"Secara total, terdapat lebih kurang 118 span rel atau sepanjang 1,4 kilometer yang akan direlokasi dan dilestarikan dengan baik," ucap Silvia, dikutip dari laman resmi MRT Jakarta, Senin (14/11/2022).

Selain span rel, tim juga menemukan wesel rel atau alat pemindah jalur kereta trem pada zaman itu.

Lanjutnya, MRT Jakarta sangat memerhatikan temuan-temuan yang menjadi bagian dari sejarah Jakarta dan berusaha seoptimal mungkin untuk menjaga bagian dari sejarah tersebut.

Potongan rel trem kuno sepanjang 1,4 kilometer di area proyek MRT Jakarta fase 2A di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2022). Komponen rel trem kuno yang ditemukan terdiri dari batang rel, lempengan penyambung batang rel, bantalan rel, dan batuan ballast.KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Potongan rel trem kuno sepanjang 1,4 kilometer di area proyek MRT Jakarta fase 2A di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2022). Komponen rel trem kuno yang ditemukan terdiri dari batang rel, lempengan penyambung batang rel, bantalan rel, dan batuan ballast.

MRT Jakarta bersama dengan tim ahli arkeologi dan kontraktor pelaksana konstruksi CP202 Shimizu-Adhi Karya Joint Venture (SAJV) telah menyusun metode pekerjaan penyelamatan temuan rel trem sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Koordinasi rutin juga dilakukan dengan instansi terkait seperti Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta.

Potongan rel trem kuno sepanjang 1,4 kilometer di area proyek MRT Jakarta fase 2A di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2022). Komponen rel trem kuno yang ditemukan terdiri dari batang rel, lempengan penyambung batang rel, bantalan rel, dan batuan ballast.KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Potongan rel trem kuno sepanjang 1,4 kilometer di area proyek MRT Jakarta fase 2A di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2022). Komponen rel trem kuno yang ditemukan terdiri dari batang rel, lempengan penyambung batang rel, bantalan rel, dan batuan ballast.

(Penulis Aisyah Sekar Ayu Maharani | Editor Hilda B Alexander)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+