Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sertifikat Tanah Bisa Dijadikan Jaminan Utang, Hadi Tjahjanto: Jangan buat Beli Motor

Kompas.com - 18/11/2022, 13:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain menjadi bukti sah kepemilikan tanah, sertifikat tanah juga bisa menjadi aset untuk diagunkan ke bank guna memperoleh pinjaman dana.

Terkait hal ini, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto berpesan kepada masyarakat agar dana pinjaman bank digunakan dengan bijak.

"Saya pesan, jangan pinjam ke bank untuk beli sepeda motor atau beli mobil, hanya sebentar (simpanan dana tersedia), mungkin setahun setelah itu tidak bisa membayar angsuran," ucap Menteri Hadi saat menyerahkan sertifikat plasma kepada petani kelapa sawit di Aceh, Rabu (16/11/2022).

Dia menyarankan, dana pinjaman bank lewat kepemilikan sertifikat tanah itu bisa digunakan untuk membuka usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan meningkatkan perekonomian.

Baca juga: Sertifikat Tanah Bakal Dilengkapi Foto Pemilik

"Sambil menunggu hasil kelapa sawit, ibu di rumah juga bisa melakukan kegiatan ekonomi," tambah Hadi.

Selain itu, Hadi mengingatkan masyarakat untuk memfotokopi sertifikat tanah dan menyimpan berkas asli di tempat yang aman.

Ini merupakan langkah antisipasi bencana, seperti terjadinya hujan lebat sementara rumah mengalami kebocoran dan membahayakan dokumen penting.

Apabila hal tersebut terjadi, fotokopi sertifikat tanah bisa ditukarkan ke kantor BPN setempat untuk mendapatkan sertifikat baru.

Baca juga: Medan Tenggara Desa Lengkap, 16.000 Bidang Tanah Telah Terdaftar

Jangan sampai sertifikat tanah tidak jatuh ke tangan orang lain sehingga terjadi tindak kejahatan mafia tanah.

"Jangan sampai sertifikat jatuh ke tangan orang lain, kalau sempat jatuh ke tangan orang lain, tidak terasa tiba-tiba 10, 20, 30 tahun yang akan datang, kemudian ternyata tanah tersebut sudah dimiliki orang lain," tegas Hadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+