Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 18/11/2022, 10:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sertifikasi 500 aset Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, Sumatera Utara, terus dipercepat.

Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution saat menerima kunjungan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto, Kamis (17/11/2022).

"Medan masih ada pekerjaan rumah lagi, kami akan tetap bekerja sama, masih ada kurang lebih 50 persen lagi dari seluruh aset yang perlu disertifikatkan," kata Bobby menjawab Kompas.com.

Adapun total aset yang dimiliki Pemkot Medan adalah sebanyak 1.056 dengan realisasi sertifikasi terkini sejumlah 556 aset.

Sementara pada tahun ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menargetkan sebanyak 200 aset Pemkot Medan bisa tersertifikasi.

Baca juga: Sertifikat Tanah Bakal Dilengkapi Foto Pemilik

Pemkot Medan bersama Kementerian ATR/BPN telah berhasil merealisasikan sertifikasi aset sebanyak 216 yang artinya melebihi target.

"Target yang diberikan oleh KPK adalah 200 yang harus tersertifikat dalam tahun ini. Jadi, ini sudah melampaui target 216. Barusan diserahkan 10, sisa dari 216 tersebut," ucap Bobby.

Dalam kesempatan tersebut, Bobby juga menerima penyerahan 10 sertifikat aset oleh Menteri Hadi.

10 sertifikat aset ini merupakan bagian terakhir dari 216 aset yang telah dirampungkan masalah persuratannya.

Hadi mengapresiasi langkah proaktif Pemkot Medan untuk menyelesaikan aset-aset wilayah yang belum selesai.

Baca juga: Medan Tenggara Desa Lengkap, 16.000 Bidang Tanah Telah Terdaftar

"Ini persentase yang sangat luar biasa, proaktif dari Pemerintah Daerah (Pemda) akan kita sambut karena tugas kami adalah membantu permasalahan-permasalahan aset di wilayah," kata Hadi.

Sedangkan data aset Pemda secara Nasional yang harus disertifikasi masih akan dilihat dan didata.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+