Kompas.com - 05/10/2022, 06:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi tidak berubah, alias tetap 5 persen.

Lantaran naiknya suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (AS) yakni Federal Reserve (The Fed), senilai 75 basis poin (bps) ke kisaran 3,00 sampai 3,25 persen.

Informasi itu disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Pembiayaan Infrastruktur dan Perumahan Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna usai konferensi pers Road to CreatIFF 2022: Inovasi Pembiayaan Infrastruktur PUPR yang Berketahanan dan Berkelanjutan, Selasa (4/10/2022).

“Kenaikan tidak akan mempengaruhi (suku bunga rumah) yang subsidi. Tapi, jumlahnya terbatas (unit),” terang Herry.

Herry menjelaskan, Kementerian PUPR selaku Pemerintah pusat mengurus terkait sektor pembiayaan perumahannya. Sementara soal suku bunga, hal itu menjadi kewenangan BI selaku regulator.

Sehingga, kata dia, Kementerian PUPR bertindak dalam memberikan cicilan lebih terjangkau dalam bentuk kemudahan.

Baca juga: Naiknya Suku Bunga Acuan Dinilai Tak Berefek ke KPR, Ini Alasannya

Sebelumnya, BI juga telah memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRRR) sebesar 50 basis poin, menjadi 4,25 persen.

Dengan demikian, suku bunga deposit facility naik 50 bps menjadi 3,50 persen dan lending facility naik 50 bps menjadi 5 persen.

"RDG BI pada 21-22 September 2022 memutuskan untuk menaikkan BI 7DRRR sebesar 50 bps menjadi 4,25 persen," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo saat konferensi pers, Kamis (22/9/2022).

Perry mengatakan, keputusan kenaikan subung tersebut sebagai langkah front loaded, preemptive, dan forward looking.

Baca juga: Suku Bunga Acuan Naik, Begini Tips Memilih KPR Sesuai Kantong

Tujuannya, menurunkan ekspektasi inflasi dan memastikan inflasi inti kembali ke sasaran 3 persen plus minus 1 persen pada paruh kedua tahun 2023.

Selain itu, keputusan ini juga memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah agar sejalan dengan nilai fundamentalnya akibat tingginya ketidakpastian pasar keuangan global saat peningkatan permintaan inflasi domestik yang tetap kuat.

"BI juga terus memperkuat respons bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas dan momentum pemulihan ekonomi nasional," ucap Perry.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkat Bendungan Semantok dan JTTS, Hutama Karya Raih Dua Penghargaan Internasional

Berkat Bendungan Semantok dan JTTS, Hutama Karya Raih Dua Penghargaan Internasional

Berita
Simak, Daftar Jalan Tol dan Rest Area Terbaik Hasil Penilaian Kementerian PUPR

Simak, Daftar Jalan Tol dan Rest Area Terbaik Hasil Penilaian Kementerian PUPR

Berita
3 Ruas Tol Jasa Marga Catat LHR Tertinggi, Mana Saja?

3 Ruas Tol Jasa Marga Catat LHR Tertinggi, Mana Saja?

Berita
Banyak Pengembang Aktif, PropertyGuru Tangkap Peluang Besar Properti Indonesia

Banyak Pengembang Aktif, PropertyGuru Tangkap Peluang Besar Properti Indonesia

Berita
Tahun 2023, Kementerian PUPR Akan Perluas Wilayah Layanan Konsultasi Rumah

Tahun 2023, Kementerian PUPR Akan Perluas Wilayah Layanan Konsultasi Rumah

Hunian
23.000 Kendaraan Lintasi Tol Medan-Binjai, Rekor Tertinggi Selama Operasi

23.000 Kendaraan Lintasi Tol Medan-Binjai, Rekor Tertinggi Selama Operasi

Berita
Punya Furnitur Kayu? Ini Pilihan Warna Cat Rumah Bagian Dalam yang Cocok

Punya Furnitur Kayu? Ini Pilihan Warna Cat Rumah Bagian Dalam yang Cocok

Tips
Properti Masih Jadi Instrumen Investasi yang Aman

Properti Masih Jadi Instrumen Investasi yang Aman

Berita
Per 5 Desember, Kementerian PUPR Tangani 1.806 Layanan Konsultasi Rumah

Per 5 Desember, Kementerian PUPR Tangani 1.806 Layanan Konsultasi Rumah

Hunian
Pembangunan RISHA untuk Korban Gempa Cianjur Sudah Capai 6 Unit

Pembangunan RISHA untuk Korban Gempa Cianjur Sudah Capai 6 Unit

Berita
Canda Sri Mulyani soal Rambut Putih Basuki: Setiap Detik Memikirkan Rakyat, Kulitnya Berkerut

Canda Sri Mulyani soal Rambut Putih Basuki: Setiap Detik Memikirkan Rakyat, Kulitnya Berkerut

Berita
Hadi Tjahjanto Beberkan Tiga Masalah Beserta Solusi Penanganan Jabodetabek-Punjur

Hadi Tjahjanto Beberkan Tiga Masalah Beserta Solusi Penanganan Jabodetabek-Punjur

Berita
Selama Tahun 2022, Kementerian ATR/BPN Bereskan 60 Kasus Mafia Tanah

Selama Tahun 2022, Kementerian ATR/BPN Bereskan 60 Kasus Mafia Tanah

Berita
Pembangunan Rumah Menteri di IKN Dimulai, Targetnya Tuntas Juni 2024

Pembangunan Rumah Menteri di IKN Dimulai, Targetnya Tuntas Juni 2024

Hunian
Jual Tol Semarang-Batang, Waskita Untung Rp 200 Miliar

Jual Tol Semarang-Batang, Waskita Untung Rp 200 Miliar

Berita
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.